Beranda Banten DBMSDA Kabupaten Tangerang Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan

DBMSDA Kabupaten Tangerang Genjot Pembangunan Jalan dan Jembatan

70
0
BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Warta Reformasi – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang terus bekerja mempersiapkan infrastruktur jalan dan jembatan di kawasan pusat Pemerintahan khususnya pada ruas jalan akses masuk perkantoran Pusat Pemkab Tangerang.

“Hal tersebut diungkapkan oleh Kepada DBMSDA Kabupaten Tangerang, H.Slamet Budi dihadapan awak media, Senin (27/12/2021).

Menurutnya, Kegiatan pembangunan jalan menuju pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, dari Pasar Gudang Tigaraksa menuju kantor pos Tigaraksa sudah selesai dan rampung terealisasikan. Dikerjakan 2 tahap pelaksanaan pembangunannya dari tahun 2020 sampai dengan 2021dan bahkan pembangunan jembatannya sudah selesai sejak tahun 2019, serta sudah bisa digunakan untuk akses masyarakat Kabupuaten Tangerang.

“Tujuan dibangunnya jembatan dan akses jalan dari Pasar Gudang menuju pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang ini adalah langkah dan upaya untuk mengurai kemacetan di jalan Syekh Nawawi, menuju jalan lingkar luar Tigaraksa, karena mengurai padatnya arus lalu lintas yang menuju kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Lanjutnya, Perlu diketahui, DBMSDA juga sudah menyelesaikan pembangunan jembatan Mekar Kondang dan Jembatan Cikuya-Tigaraksa di tahun 2020-2021. karena jembatan itu sudah rapuh dan harus diperbaiki agar layak untuk dilalui oleh masyarakat.

“Nantinya ditahun 2023 sudah diusulkan pelebaran jalan dan usulan pembangunan jembatan dan menjadi target atau pun prioritas pencapaian target RPJMD,” paparnya.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, H. Slamet BudiĀ  memaparkan, Target yang belum tercapai itu perluasan jalan dan jembatan. Nantinya akan diusulkan di tahun 2023 mendatang, serta sudah dirancang dalam skema pengajuannya.

“Memasuki musim penghujan, untuk mengantisipasi curah hujan yang sangat tinggi, DBMSDA sudah melakukan normalisasi sungai yang menjadi kewenangan DBMSDA Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

H. Slamet Budi menjelaskan, ada juga sungai yang menjadi kewenangan Pusat atau Balai Besar, dan DBMSDA hanya bisa melakukan pengawasannya bencana dan di akhir tahun ini di fokuskan untuk mengantisipasi curah hujan yang cukup tinggi serta meminimalisasi terjadinya banjir yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Masyarakat sangat terbantu dengan akses jalan yang sudah dibangun sangat memadai dan bisa dilalui dengan baik oleh masyarakat, serta upaya mengurai kemacetan,” ujarnya.

Kami juga sudah membuat jalan tembusan menuju masjid agung Al – Amjad dan Kodim, dari Sodong Tigaraksa menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang.

“Sudah dilakukan pelebaran jalan dari Bojong Renged sampai Teluk Naga, jalan Kedaton sampai Pasar Kemis, dan jalan raya Legok sampai dengan Karawaci,” pungkasnya.

Ia menambahkan, Untuk diketahui nantinya wilayah Kecamatan Cisauk akan dibangun fly over di tahun 2022 mendatang, serta prosesnya ditahun depan sudah masuk tahapan pembangunannya.

Cukup banyaknya kritik terkait hal teknis pembangunan jalan dan jembatan, namun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang tidak membuat dinas yang dikomandani H. Slamet Budi ini berhenti melaksanakan tupoksinya. Terutama pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi salah satu program strategis di Kabupaten Tangerang.

“Semua kritik kami tampung dan dijadikan bahan evaluasi. Tentunya pihaknya berterima kasih atas kritik dan masukan itu. “Tapi yang pasti kami komitmen bekerja mempersiapkan infrastruktur jalan dan lainnya sebagai tugas pokok kedinasan selama ini,” kata H. Slamet Budi.

Dijelaskannya, Sampai saat ini DBMSDA tetap fokus melakukan pembangunan jalan dan jembatan, serta normalisasi sungai di musim penghujan ini, Dan khususnya pembangunan akses jalan infrastuktur di sekitar wilayah Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang kini terus menggeliat dengan berbagai rencana pembangunan.

“Kami fokus membangun untuk wilayah tersebut sebagai bagian dari dukungan pembangunan. Diwilayah ini kami bukan hanya kegiatan pemeliharaan dan peningkatan jalan, tapi juga membangun saluran airnya. normaliasai sungai dan ini terus kita kebut penyelesaiannya,” terangnya.**@Romi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here