Beranda Lampung Bupati Lambar Serahkan Insentif Guru Ngaji, Marbot dan Imam Masjid

Bupati Lambar Serahkan Insentif Guru Ngaji, Marbot dan Imam Masjid

334
0
BERBAGI

 

 

Lampung Barat, Warta Reformasi – Bupati Lambar Memberikan Insentif Kepada Guru Ngaji, Marbot dan Imam Masjid untuk 4 Kecamatan dengan jumlah keseluruhan 221 Orang. Untuk Kecamatan Sukau Berumlah 51 orang, Kecamatan Batu Brak 51 Orang, Kecamatan Lumbok Seminung 52 orang dan Kecamatan Balik Bukit 67 orang, Berlangsung di Lamban Dinas Bupati Lambar, Komplek Kebun Raya Liwa Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (23/3/2021).

Hadiri pada kesempatan itu, Bupati Lambar, H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati, Drs. Mad Hasnurin, Staf Ahli, Assisten, Kepala Perangkat Daerah, Para Imam Masjid, Marbot Masjid dan Guru Ngaji, serta penceramah Ustadz H. Ahyar dari Kecamatan Sukau dan tamu undangan lainnya.

Bupati Lampung Barat (Lambar), H. Parosil Mabsus mengaratakan, pemberian Insentif tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dibawah kepemimpinan Parosil Mabsus dan Drs. Mad Hasnurin yang sudah berjalan memasuki tahun keempat,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemberian insentif tersebut merupakan wujud implementasi program ke 7 (tujuh), yaitu peningkatan iman dan taqwa Kepada Allah SWT. “Pembagian insentif seperti ini merupakan tanggungjawab kita dihadapan Allah SWT untuk saling berbagi, dan tempat kita saling bersilaturrahmi,” kata Bupati.

Lanjut orang nomor satu di Lambar ini, Saat ini kita melaksanakan kegiatan Isra Miraj Tahun 2021 atau 1442 Hijriyah seperti ini mestinya diselenggarakan di surau atau masjid, namun karena pandemi covid-19 yang belum berakhir, sehingga dilakukan secara sederhana seperti ini untuk menghindari wabah covid-19,” pungkasnya.

Ia menambahkan, Kegiatan Isra Miraj ini untuk mengingatkan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang mendapat perintah langsung dari Allah untuk menegakkan sholat yang merupakan tiang agama. “Mari kita berdoa dan saling mendoakan terutama kepada orang tua atau keluarga yang sudah mendahului kita,” pintanya.

“Sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadhan. Ramadhan tahun 2021 tidak akan jauh berbeda dengan tahun 2020, mengingat pandemi covid-19 belum berakhir. “Belum semuanya masyarakat merasakan vaksinasi, mungkin baru 10 persen yang sudah melakukan vaksinasi, masih berkisar 90 persen belum melakukan vaksin,” jelas Bupati.

Dijelaskannya, Berkisar 10 persen yang sudah dilakukan vaksinasi baru kepada pelayanan publik. Upaya pemerintah merupakan upaya luar biasa, untuk menambah keyakinan kepada seluruh pelayanan publik yang bekerja dalam melayani masyarakat.

“Kepada Masyarakat secara umum akan dilakukan vaksinasi. Ingatkan nanti yang sudah tercantum di entri data penerima vaksin, jangan sampai melakukan penolakan. Karena vaksin teruji aman dan halal. Vaksin menyehatkan tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, terutama dari covid-19,” tutupnya.**@Jafar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here