Beranda Hukrim 9 KG EMAS DIBAWA LARI PERAMPOK, 1 PELAKU TEWAS, 1 KRITIS DAN...

9 KG EMAS DIBAWA LARI PERAMPOK, 1 PELAKU TEWAS, 1 KRITIS DAN 2 KABUR

581
0
BERBAGI

Muara Enim-SUMSEL “Warta Reformasi”_ Empat kawanan spesialis perampok lintas kabupaten/kota beraksi merampok dua toko emas di pagi hari saat aktifitas warga sedang ramai di pasar pagi Gelumbang Kacamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Dua pelaku perampokan yang merupakan eksekutor berhasil membawa kabur emas sebanyak 9 kilogram senilai Rp 5,4 miliar.

Dalam drama perampokan itu, dua pelaku perampok yakni Refi (35) warga Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang dan Sudikdo (37) warga Belitang Kabupaten OKU Timur berhasil tertangkap.

Malangnya, nasib kedua perampok yang tertangkap tragis. Pasalnya, Refi mengalami kritis dengan luka disekujur tubuh hingga kepalanya belah akibat dihajar massa. Selain itu pahanya ditembus timah panas anggota Reskrim Polsek Gelumbang, karena saat ditangkap melawan. Sedangkan rekannya Sudikdo tewas karena tidak kuat menahan hantaman benda keras akibat dihajar warga.

Informasinya, perampokan yang menghebohkan warga itu terjadi Kamis (11/1/2018) pukul 09.30 WIB di pasar pagi Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Saat itu empat perampok dua memakai helm dan dua pakai sebo, mendatangi Toko Emas Permata dan Toko Emas Gelumbang Jaya.

Kedua sang eksekutor perampokan yang identitasnya dirahasiakan (buron, red) lalu masuk ke toko emas Permata dan menodongkan senjata api ke Zainal sang pemilik toko emas. Pelaku lalu menembakan senjata apinya untuk menakuti, dan langsung menguras habis emas di toko emas Permata sebanyak 8 kilogram dan uang tunai Rp 30 juta.

Nah, bukannya berhenti malah keempat pelaku kemudian berpindah ke toko emas Gelumbang Jaya yang bersebelahan. Disini perampok menodongkan senpi nya ke Anto alias Purwanto. Eksekutor lalu mengambil emas sebanyak 1 kilogram dan uang Rp 20 juta. Usai merampok keempat pelaku lalu berusaha kabur. Namun, warga yang melihat kejadian itu berusaha menolong namun empat perampok menodongkan pistol kepada warga.

Sambil mengacungkan senjata api dua perampok yang buron langsung naik motor dan kabur ke arah Desa Tambangan Kabupaten Ogan Ilir. Sementara pelaku lainnya juga berusaha kabur menggunakan motor Vega R sambil mengayun-ayunkan pistolnya ke warga. Tetapi sial bagi Refi dan Sudikdo saat akan kabur datang sebuah mobil truk yang menghalangi pelarian keduanya. Saat diatas motor keduanya diserempet truk lalu keduanya jatuh.

Melihat dua pelaku perampokan jatuh lalu warga ramai-ramai mengepungnya dan menghajarnya habis-habisan. Polisi yang mendapatkan informasi itu langsung ke TKP. Rupanya pelaku mencoba melawan dan oleh petugas keduanya ditembak dengan timah panas. Lantaran, kondisi kedua pelaku kritis oleh polisi dibawa ke Puskesmas Gelumbang. Tapi Tuhan berkata lain, nyawa Sudikdo tak bisa diselamatkan karena mengalami patah rahang dan luka di kepala dan sekujur tubuh. Ia pun meninggal saat mendapatkan perawatan medis. Sedangkan Refi masih kritis. Dia mengalami luka serius di kepala dan wajah serta tubuhnya. Hingga kini masih dalam perawatan.

Sementara itu, menurut Rudi saksi mata dilapangan mengatakan, saat itu di pasar masih ramai dan pelaku langsung masuk toko emas. Dengan menggunakan pistol empat pelaku langsung menodong penjual toko emas.

“Empat pelaku langsung mengambil emas di toko Gelumbang Jaya dan Permata. Setelah itu saat mau lari menodongkan pistol lalu kabur. Saat kabur itulah massa mau mengejar tapi pelaku menodongkan pistol. Dua orang berhasil kabur membawa emas dan dua orang dapat dan diamuk warga,” terangnya seraya mengatakan ada truk yang menghalangi pelarian dua pelaku hingga bisa tertangkap.

Sedangkan Anto pemilik toko emas Gelumbang Jaya saat diwawancarai mengatakan, pelaku langsung masuk dan menodongkan pistol. “Satu pelaku memberikan tembakan tiga kali, dan satu teman pelaku menguras emas. Sekitar 1 kilo emas berhasil dibawa kabur dan kerugian mencapai Rp 600 juta lebih,” bebernya.

Anto mengungkapkan, untuk toko emas Permata yang disebelahnya kerugian yang dialami yakni 8 kilogram emas berhasil dibawa kabur dua pelaku yang berhasil melarikan diri.
“Ciri-ciri pelaku yang kabur badannya besar semua. Saat ini toko kita tutup dulu, untuk dilakukan penyelidikan,” terangnya.

Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono saat diwawancarai di TKP menjelaskan, anggotanya masih mengejar dua pelaku yang lolos membawa kabur emas. Satu pelaku tewas dan satu kritis. “Total emas yang dibawa kabur sebanyak 9 kilogram. Kalau diuangkan bisa mencapai Rp 5,4 miliar,” ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, keempat pelaku merupakan spesialis perampokan lintas kabupaten. Hal ini berdasarkan identitas KTP pelaku. Barang bukti yang diamankan yakni 2 senjata api dan beberapa emas yang tercecer dari dua toko emas serta satu motor Vega. “Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Polres- Polres untuk menutup akses pelarian pelaku. Untuk sementara pelaku yang tewas akan dititipkan di kamar mayat RSUD Prabumulih. Pelaku kita kenakan pasal 365 dengan ancaman 9 tahun penjara. Saat ini satu pelaku belum bisa diajak komunikasi,” pungkasnya.**@(JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here