Beranda Mau Tau Gubernur Sumsel Hadiri Gebyar Musywil Ke-16 Muhamadiyah dan Aisyiyah

Gubernur Sumsel Hadiri Gebyar Musywil Ke-16 Muhamadiyah dan Aisyiyah

252
0
BERBAGI

Kota Prabumulih, Wartareformasi.com – Gebyar Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-16 Muhamadiyah dan ke 14 Aisyiyah dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru, S.H.,M.M dan didampingi Wali Kota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, M.M beserta staf staf kepala dinas di Bumi Seinggok Sepemunyian, berlangsung di lapangan Taman Prabujaya Kota Prabumulih, Jumat (16/12/2022).

Musywil ini dari Muhamadiyah sendiri dihadiri Ketua Umum, H. Agung Danarto, M.Ag, DR. Apt. Salmah Orbaniyah, M.Kes, Sekretaris pimpinan pusat Aisyiyah dan tamu undangan lainnya.

Adapun rangkaian acara pembukaan muswil tersebut meriahkan penampilan perfom seni beladiri oleh putra dan putri Muhamadiyah dan Darussalam, pertujukan drumband oleh TK Aisyayah dan masih ada beberapa perfom lainnya.

Dari hasil musyawarah besar tersebut terpilih sosok sebagai Ketua Provinsi Sumsel, Muhamadiyah dan Aisyiyah periode 2022-2027, Yaitu : H. Ridwan Mayariddin, S.H.,M.M selaku Ketua Provinsi Sumsel, Muhamadiyah dan Hanifa EL Islam, S.Pd.,M.M selaku Ketua Provinsi Sumsel Aisyiyah.

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru berharap melalui Muswil ini akan terpilih ketua yang baru yang akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota melalui program ke depannya.

“Saya mengapresiasi Musywil ini. Semoga mendapatkan pemimpin yang demokratis, amanah, ikhlas untuk mengelola organisasi, serta selalu bersinergi dengan pemerintah melalui program-program yang akan dicanangkan ke depannya,” harapnya.

Meski sempat tertunda karena pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi rasa kebahagiaan Herman Deru. Apalagi Musywil di Sumsel ini dihadiri langsung oleh para Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada para pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Sumsel yang telah bekerja dan membantu pemerintah selama dua tahun ini dalam memulihkan perekonomian pasca covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah selama dua tahun ini bekerja luar biasa,” imbuhnya.

Pandemi Covid-19, lanjutnya dapat dijadikan hikmah agar tetap berbuat lebih survive.

“Saya lihat Muhammadiyah luar biasa selama pandemi, di mana tidak ada PHK melainkan hubungan komunikasi yang terus berjalan dengan pemerintah ataupun instansi lainnya. Ini merupakan satu kekuatan yang besar. Covid memang bencana tapi yang kita dapat adalah kemajuan teknologi,” terangnya.

Herman Deru juga mengapresiasi Muhammadiyah yang terus mendukung pembangunan di Sumsel, tidak hanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tapi juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan semua ini dapat diikuti oleh semua organisasi yang ada di Sumsel,” tutupnya.

Sementara itu, Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto mengatakan kegiatan ini diharapkan akan ada duplikasi kemegahan dan keukhuwahan mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

“Setelah sempat tertunda akibat covid-19 selama dua tahun, namun kali ini Sumsel yang pertama kali menggelar Musywil di Indonesia, itu mengisyaratkan bahwa Sumsel itu provinsi terdepan, ini motivasi yang luar biasa,” ujarnya.

Dia berharap, selain menyusun  program kerja ke depan, diharapkannya Musywil ini akan terpilih pemimpin yang berkomitmen dalam memajukan organisasi ini.

“Mudah-mudahan Musywil ini akan terpilih pemimpin yang bisa komitmen dan bekerja untuk menjadikan Muhammadiyah Sumsel lebih unggul dari lainnya,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan (PWM Sumsel), Prof. Dr. H. Romli mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang sudah hadir pada kegiatan hari ini.

Dia mengatakan, Musywil Muhamadiyah ke-16 dan Aisiyah ke-14 ini sebagai yang telah diatur merupakan kewajiban konstitusi setiap lima tahun harus melakukan musyawarah.

“Kegiatan Musywil Muhamadiyah dan Aisiyah untuk melakukan evaluasi organisasi, sekaligus melakukan laporan pertanggungjawaban serta pergantian dan pemilihan pengurus muhammadiyah dan asiyah Sumsel kedepan,” katanya.

Dia berharap Muhamadiyah harus selalu humanis tidak boleh konflik di manapun berada harus menjalin suasana yang baik dinamis dan kondusif.

“Terima kasih kepada Pemprov Sumsel dan Pemkot Prabumulih yang sudah mendukung kegiatan Musywil ini, berkat adanya kegiatan ini juga berdampak pada sektor perekonomian,” ungkapnya.**@(Sitoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here