Beranda Mau Tau Pengadaan TV Kamera di Setda Ogan Ilir Diduga Mark Up

Pengadaan TV Kamera di Setda Ogan Ilir Diduga Mark Up

264
0
BERBAGI

OGAN ILIR, Wartareformasi.com – Televisi merupakan salah satu media audio visual yang dapat menghantarkan gambar bergerak. Namun barang kali banyak warga Ogan Ilir yang belum mengetahui ada 1 unit Televisi dan 1 unit Camera senilai Rp.749 juta an yang di pasang di Ruang Rapat Utama Pemkab Ogan Ilir.

Pengadaan Televisi Interkatif ini dengan nilai kontrak sebesar Rp.749 juta pada tahun anggaran 2021 di anggarkan melalui Bagian Umum Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir.

Pengadaan 1 unit Televisi Unilumin Intellegent Interactive Board dan 1 unit Camera Conference professional. Begitu tertulis dalam sistem pengadaan barang dan jasa di Situs lpse.oganilirkab.go.id.

Nilai yang cukup fantastis bukan ? Lalu apa komentar penggiat anti Korupsi ?

Ketua LSM Pose RI, DL menilai pengadaan 1 unit Televisi dan 1 Unit Camera sebesar Rp. 700 an juta tersebut diduga berpotensi Mark-up harga atau terindikasi mengakali spesifikasi dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), dimana menurutnya, harga di pasaran televisi tersebut berkisar puluhan hingga Rp.100 juta saja.

“Ada dugaan potensi Mark up harga dalam pengadaan tersebut. Harga di pasaran televisi Interactive mulai dari puluhan juta hingga Rp 100 juta saja. Diduga kuat ada Mark up harga dalam pengadaan tersebut dengan perusahaan Pemenang Tender PT Sriwijaya Fitra Serunting,” ungkap DL Rabu, 9/3/2022.

Adapun untuk pengadaan 1 unit Camera Conference Professional mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 35 juta. Sambung DL, Dari pengadaan ini, pihak penyedia diduga mengantongi keuntungan ratusan juta dengan modus Mark up harga.

” Jelas-jelas diduga ada nya permainan Mark up harga dalam pengadaan ini. Kami minta instansi terkait dapat menelisik dugaan Mark Up dalam pengadaan tersebut,” imbuhnya.

Dari data spesifikasi unit Televisi dan Camera yang kita miliki dengan wujud realisasi dari kedua unit tersebut ada ketidak cocokan antara spek dan barang terpasang.

” Ada ketidak cocokan antara spek dan barang terpasang. nanti kita sampaikan melalui surat,” katanya.**@(mdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here