Beranda Mau Tau Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Covid-19 di Palembang Mogok Kerja

Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Covid-19 di Palembang Mogok Kerja

198
0
BERBAGI

Palembang, Warta Reformasi – Merasa belum menerima upah dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Pers KP) Kota Palembang, empat orang penggali kubur jenazah pasien covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gandus Hill, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, melakukan mogok kerja.

“Upah terakhir kami terakhir dibayarkan sebelum Lebaran dan itu pun tidak seluruhnya,” ungkap salah satu penggali kubur TPU Gandus Hill, Mimin, Selasa (9/6/2020).

Mimin mejelaskan, dari 75 lubang kubur yang telah digali, baru 50 lubang yang telah dibayarkan. Namun sisanya, dijanjikan akan dibayar setelah Lebaran.

Mimin bersama rekannya sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait. Kemudian mendapat keterangan jika sisa upah mereka akan dibayarkan awal Juni 2020.

“Sampai saat ini belum ada pemberitahuan kapan upah kami akan dibayarkan. Kami memutuskan untuk setop kerja dulu sampai upah kami dilunasi,” keluhnya.

Mimin mengaku, mereka menerima upah sebesar Rp750 ribu untuk satu lubang kubur. Dengan meningkatnya jenazah yang dimakamkan, membuat dirinya dan rekanya seprofesinya kewalahan. “Dalam satu hari kami pernah menggali hingga 12 lubang kubur,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan dirinya telah menerima laporan jika upah untuk penggali kubur telah dibayarkan. Namun dengan kejadian tersebut, Dewa mengaku akan mengkonfirmasi kembali ke Dinas Pera-KP Palembang. “Saya konfirmasikan dulu ke dinas terkait segera akan ditindaklanjuti,” tutupnya.**@(Ariel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here