Beranda Hukrim Diciduk Heri Gondrong, Diduga Anggota BNN Gadungan Ini Langsung Nangis

Diciduk Heri Gondrong, Diduga Anggota BNN Gadungan Ini Langsung Nangis

222
0
BERBAGI

Palembang, Warta Reformasi – Diduga Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) gadungan bernama Ipan Patra Kusuma (34) menangis saat diciduk anggota Tim Unit I Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Senin (4/5/2020).

Diduga Anggota BNN gadungan ini diciduk Polisi di sebuah kosan Jalan Sukabangun dekat Hotel ITY, Kelurahan Sukarame, Palembang, sekira pukul 11.00 WIB. Berdasarkan data kepolisian untuk sementara ada 5 korban penipuan yang kehilangan 5 unit motor.

Dari pengakuan terduga tersangka Ipan, warga Jalan Maskarebet, Kompleks Labi-labi, Kecamatan Sukarame, 5 unit motor itu telah digadaikannya dengan Bar. warga di Km 14, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

“4 unit motor 3 Yamaha Vixion dan satu motor matik, sudah aku gadaikan di Km 14 seharga Rp 1,4 juta. Nah yang motor Kawasaki Ninja rencana baru akan dijual Rp 3 juta,” ungkapnya sambil menangis.

Dari hasil pengusutan Polisi, Ipan ini ternyata perna bekerja di Balai Rebah BNN Bogor sebagai konselor addiktif. “Pasalnya diduga pelaku pernah rehab disana, karena mantan pengguna, kemudian dipercaya untuk membimbing mereka para korban yang kecanduan.

“Aku resign sudah 2 tahun, jadi sekarang butuh duit. Soal ngaku anggota BNN aku dak sebut, mereka yang bilang dari Medsos aku,” kilahnya.

Sementara itu, Kanit I Subdit 3 Jatanras Kompol Antoni Adhi, S.H., M.H., didampingi Katim I Aiptu Heri Kusuma, S.H., alias Heri Gondrong menegaskan untuk catatan kepolisian saat ini ada 5 unit motor yang digelapkan pelaku,” tegasnya.

“Sementara ini ada 5 korban kehilangan motor oleh pelaku ini. Pertama motor Yamaha Vixion warna hitam kejadian tanggal 24 April, kedua tanggal 26 April juga motor Yamaha Vixion warna hitam. Lalu motor Yamaha Vixion lagi, motor matik sama Kawasaki Nija RR warna biru itu tanggal 03 Mei 2020,” jelas Heri Gondrong.

Atas kejahatan itu pelaku terancam pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun pidana penjara.

Salah satu korban penipuan pelaku yakni, Eka Rama Saputra (23) warga Sukarela, Palembang, kehilangan motor Vixion hitam pada 26 April 2020 kemarin. Ia mendatangi Polda Sumsel. “Iya bilangnya sebentar pinjam motor Yamaha Vixion, pelaku ngaku sebagai anggota BNN,” ujar Eka.

Selain di Palembang, ada korban lain pula di daerah Prabumulih. Yakni korban atas nama Marantino Dian Saputra (26) warga Prabumulih Utara. Kehilangan motor Ninja warna biru 2627 CN, pada Minggu, 03 Mei 2020. Terjadi di Jalan Sudirman, dekat Toko Harmonis, Kelurahan Pasar 1, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih. Dengan kasusnya dilaporkan ke Polsek Prabumulih Barat.**@(Ariel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here