Beranda Banten SATGAS SABER PUNGLI GELAR SOSIALISASI DI KECAMATAN KOPO

SATGAS SABER PUNGLI GELAR SOSIALISASI DI KECAMATAN KOPO

604
0
BERBAGI

KOPO-Serang, Warta Reformasi_ Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar ( Satgas Saber Pungli ) Kabupaten Serang yang terdiri dari Polres Serang dan Dinas Inspektorat menggelar acara sosialisasi tentang pencegahan pungli bertempat di Kantor Desa Kopo Kecamatan Kopo Jalan Raya Nangela-Kopo, hari Senin (10/9).

Acara ini dihadiri oleh Camat Kopo Drs. H. Asmawi, M.Si beserta Muspika Kopo, Kepala Desa dan Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kecamatan Kopo.

Menurut Camat Kopo tujuan diadakannya sosialisasi ini agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pengguna anggaran dan penyelenggara kebijakan dapat memahami fungsi dan tugas Satgas Saber Pungli dan batasan batasan yang dapat menjerat pelaku kebijakan terkena kasus pungli sehingga akan bermuara ke penegakan hukum atau persakitan. Tegas Camat.


Dalam Sambutannya Drs. H. Evi Supriatna, M.Si mengatakan bahwa Satgas Saber Pungli ini dibentuk atas kekhawatiran Bapak Presiden RI akan maraknya pungli yang berkembang dikalangan aparatur pemerintahan. Maka dari itu di terbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (SATGAS SABER PUNGLI) untuk memberantas praktek Pungli di Indonesia.

Pada tingkatan kabupaten team Satgas Saber Pungli terdiri dari unsur Pemerintah Bupati, Inspektorat, Polres dan Kejaksaan. Dan ada 4 fungsi yang dimilikinya yakni Intelijen, Pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi, team ini mempunyai kewenangan untuk melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Selanjutnya para peserta undangan yang hadiri diberikan materi tentang regulasi Satgas Saber Pungli oleh Aiptu H. Ahmadi dari Sistem Pengawasan (Siwas) Polres Serang. Hari ini Team Satgas Saber Pungli Kabupaten Serang menjalankan 4 Fungsi yang dimilikinya salah satu diantaranya yang di laksanakan yaitu fungsi pencegahan dan sosialisasi. Banyak orang belum memahami apa difinisi dari Pungli.

Melalui forum ini Pungli adalah Penggunaan biaya atau pungutan ditempat yang seharusnya tidak ada biaya dikenakan atau dipungut di lokasi atau pada kegiatan tidak sesuai ketentuan sehingga dapat diartikan sebagai kegiatan pungutan.
Dampak dari pada pungli
Ekonomi biaya tinggi
Rusaknya tatanan masyarakat / kesenjangan sosial
Menghambat pembangunan
Masyarakat di rugikan
Menimbulkan ketidak percayaan masyarakat kepada Pemerintah
Unsur Kecurangan 1. Perbuatan tidak jujur
2. Niat atau Kesengajaan
3. Keuntungan yang merugikan orang lain
Maka dari itu pungli lebih dasyat, lebih berbahaya dan cakupanya lebih luas daripada KORUPSI.

Hj. Dewi Lestari, S.Pd Kepala Sekolah SDN Rancondo mempertanyakan tentang 58 item yang marak di sekolah, dan menjadikan bumerang sehingga pihak sekolah menjadi takut untuk melakukan sesuatu untuk kemajuan. Hala ini di tanggapi oleh Aiptu H.

Ahmadi pihak ASN tidak di perbolehkan untuk melakukan pungutan dalam bentuk apapun karena ASN sudah cukup sejahtera dengan pendapatannya seperti guru ada gaji, insentive tunjangan dan sertifikasi. Pihak sekolah dapat bermusyawarah melalui komite dan paguyupan orang tua murid.

Sementara Rusdi Saleh, S.Pd yang menjabat ketua K3S Kecamatan Kopo dan Kepala SDN Kopo 1 menyoroti kinerja LSM dan Media yang datang ke sekolah dengan menakut-nakuti terhadap kebijakan sekolah dalam hal penggunaan dana BOS untuk pembelian lemari dan lain-lain. Anehnya setelah menerima amplop LSM dan Media diam dan tidak datang lagi kata Rusdi.

Menyikapi hal ini H. Evi perlu dibangun komunikasi dan senergisitas karena LSM dan Media juga menjalankan tugasnya sebagai sosial kontrol, dan ada baiknya manusia bukanlah mahluk yang paling sempurna untuk itu kita saling mengingatkan agar selalu menjaga hubungan.**@Haris Ranau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here