Beranda Banten JANDA ARSINAH TINGGAL DI GUBUK YANG TIDAK LAYAK HUNI

JANDA ARSINAH TINGGAL DI GUBUK YANG TIDAK LAYAK HUNI

479
0
BERBAGI

Serang-BANTEN ” Warta Reformasi”_ Janda Arsinah, 63 th warga Kp. Junti Rt. 05/02 Desa Junti Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang-Banten. Dia tinggal sendirian di rumah yang berukuran 3×5 m berdinding geribik yang terbuat dari bambu yang sudah reot dimakan waktu.

Kondisi ini sangat memperihatinkan yangmana ditengah-tengah warga yang hidup berkecukupan masih ada warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Menurut keterangan tetangga Arsinah, Ali “ rumah ini sudah 3 kali di foto-foto bahkan katanya di survey oleh aparat Desa Junti sendiri namun pada kenyataannya sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk di lakukan perbaikan. Kami sebagai masyarakat tidak dapat berbuat banyak kecuali menunggu dan menunggu. Keluh Ali dengan nada sedih.

Arsinah sendiri ketika ditanya oleh awak media, sudah pasrah dengan kenyataan yang Dia harus terima karena harus berbuat seperti apa karena Dia sendiri seorang janda dengan penghasilan yang tidak menentu mengharapkan belas kasihan dari orang yang menyuruh. Dengan penghasilan Rp. 30 ribu perhari rasanya jauh dari cukup, namu itulah fakta yang ada.

Awak media dari Warta Reformasi mempertanahkan informasi dari Arsinah dan tetangganya kepada staff Desa Junti yang menangani masalah ini Fuji ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Ibu Arsinah sudah 3 kali diusulkan namun tidak pernah masuk kuota untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bahkan di tahun 2017 pihak Desa sudah mengajukan. Desa hanya mengusulkan untuk menentukan pihak Kabupaten, Kata Fuji.

Warga pun mencoba untuk mengajukan permohonan kepada Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) Kabupaten melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang profosal pengajuan sudah disampaikan ke sekreteria TSP CSR yang ada di Ruko Modern Blok B No. 5 yang pada waktu itu di terima langsung oleh staff (Thomas-red) kami berharap semoga usulan ini dapat direalisasikan secepatnya mengingat kondisi RTLH Ibu Arsinah ini sudah tidak layak. Sementara mengharapkan kepada pemerintah sudah bosan ibarat pepatah “Jauh panggangan dari api”.**@Haris Ranau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here