Beranda Mau Tau Pengerjaan Septic Tank Perumahan Transmigrasi Sungai Jelike Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Ketua...

Pengerjaan Septic Tank Perumahan Transmigrasi Sungai Jelike Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Ketua DPK PALI LSM Gerhana Indonesia Angkat Bicara

469
0
BERBAGI

Kabupaten PALI, Wartareformasi.com – Proyek pengerjaan septic tank perumahan Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diduga dikerjakan asal-asalan, bukan hanya itu pengerjaan proyek tersebut disinyalir Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak matang alias asal jadi.

Menyikapi Hal tersebut, Ketua DPK PALI LSM Gerhana Indonesia, Herman Subianto angkat bicara, “Pasalnya, Septic Tank tersebut hanya tanah yang digali dengan diameter yang alakadarnya dan tidak dipasang batu dan tidak dilakukan pengecoran hanya di pasang penutup kayu papan saja, tak seperti septic tank pada umumnya. “Hal ini menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat? .

Pembuatan septic tank terkesan di paksakan dan asal-asalan, karena tidak dilakukan pengecoran hanya ditutup dengan kayu papan saja.

“Kok septic tanknya seperti itu tidak dibuat sebagaimana pada umumnya, Apalagi ini daerah tanah rawa justru seharusnya disesusikan dengan lokasi?,” tuturnya, Senin (2/1/2023).

Keterangan Poto : Septic Tank Rumah Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan

Ia menilai material septic tank tersebut tidak akan bertahan lama, apalagi kita ketahui bahwa struktur tanah daerah rawa ditambah ketika air pasang kotoran air (BAB) dapat mencemari lingkungan.
“Kedalaman septic tank kurang dari 1 meter masuk dalam tanah, sedangkan disana tanah rawa,” sebutnya.

Ketua DPK PALI LSM Gerhana Indonesia, Herman Subianto menilai amburadulnya proyek pembuatan septic tank itu sempat menjadi keluhan warga transmigran.

“Jika RAB nya benar seperti itu, bagamana dengan perencanaannya. “Kok bisa seperti itu,” katanya.

Keterangan Poto : Septic Tank Rumah Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan

Lanjutnya, Terkait hal ini, pada pemberitaan sebelumnya sempat dikeluhkan warga transmigran, Kita minta terutama kepada Kepala Disnakertrans PALI selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek tersebut.

“Untuk mengkaji ulang supaya Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menimbulkan dampak negatif yang dapat merugikan warga,” tegasnya.

Terpisah, Pihak kontraktor pengerjaan proyek Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), CV. Adipati Kurnia Jaya, Yusep dikonfirmasi terkait prihal septic tank tersebut, melalui saluran selular (HP) via WhatsApp mengatakan, bahwa pihaknya mengerjakannya sesuai spek/RAB.

“Ya, Pembuatan septic tank 21 rumah transmigrasi itu, kami kerjakan sesuai SPK. RABnya seperti itu,” jelasnya.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Perencanaan Pembangunan Transmigrasi Kemendes RI, Bambang Widyatmiko melalui pesan singkat via WhatsApp kepada Wartareformasi.com, mengucapkan terima kasih atas informasinya, dan terkait pembangunan septic tank di perumahan Transmigrasi Sungai Jelike Desa Tempirai Selatan tersebut, Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab PALI melalui Disnakertrans setempat.

“Kami akan koordinasi dengan Disnakertrans PALI karena kegiatan dilaksanakan oleh Satker daerah, baik KPA maupun PPK di Kabupaten PALI,” jelasnya singkat.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten PALI selaku KPA dikonfirmasi melalui WhatsApp, hingga berita ini dimuat tidak memberikan jawaban.**@Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here