Beranda Mau Tau Keluhkan Jalan Berlumpur, Masyarakat Desa Pengkandan Baru Minta Segera di Bangun

Keluhkan Jalan Berlumpur, Masyarakat Desa Pengkandan Baru Minta Segera di Bangun

63
0
BERBAGI

Kabupaten Sintang – Kalbar, Warta Reformasi –
Masyarakat Pengkandan Baru Kecamatan Dedai mengeluhkan akses jalan menuju desa mereka berlumpur dan licin meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat agar tinjau jalan dan segara membangunnya. “Hal tersebut disampaikan warga melalui Ketua RT.10 RW.03, Julius Itam, Kamis (9/12/2021).

Ketua RT.10 RW.03 Desa Pengkandan Baru, Julius Itam, mengatakan, bahwa dirinya mewakili masyarakat berharap agar jalan Desa Pengkandan Baru segera dibangun. Kami sudah bosan hidup bertahun-tahun dengan keadaan jalan begitu-begitu saja, tanpa ada pembangunan. “Kondidi jalan ini masih beralaskan tanah merah, jika dimusim penghujan licin dan tidak bisa dilalui. Sehingga ekonomi dan pendidikan diwilayah¬† ini tidak produktif.

“Kami berharap ada perhatian dari Pemerintah untuk memperbaiki jalan di Desa ini yang parah ini, bersama katua RT se Desa Pengkandan Baru sudah sering sekali mengajukan permohonan pembangunan jalan Desa, sebab ekonomi dan pendidikan diwilayahnya sangat membutuhkan akses jalan yang baik, bukan jalan yang menyedihkan seperti ini,” ucap Julius Itam.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pengkandan Baru, Dida dihubungi melalui telepon selularnya via WhatsApp mengatakan, bahwa jalan di Desa Pengkandan Baru sebagian masih beralaskan tanah, jalan tersebut membutuhkan perbaikan.

“Jalan Desa Pengkandan Baru sebagian masih jalan tanah, ada juga yang sudah beralaskan batu. Masyarakat kami sangat membutuhkan perbaikan, untuk perbaikan Jalan sudah ada hanya saja belum maksimal, kami anggarkan untuk pembangunan menggunkan APBD Kabupaten dan APBDes, terkait dengan isu Pemerintah Desa dibilang tertutup dalam segala kegiatan itu tidak benar, sebab untuk APBDes baliho kegiatan kita buat terus dan itu wajib difoto untuk laporan tiap tahunnya,” ucap Sekdes via WhatsApp, Kamis (9/12/2021).

Hal serupa disampaikan, Hanis selaku aktivis mengatakan bahwa dirinya menyayangkan dengan adanya keluhan masyarakat yang diduga tidak direspon oleh pihak terkait.

“Kami prihatin melihat keadaan masyarakat Desa Pengkandan Baru yang setiap harinya harus bergelut dengan jalan berlumpur, dan yang bikin miris menangis, ketika melihat anak sekolah yang menempuh jalan tersebut sampai motornya harus didorong-dorong akibat jalan yang parah dengan lumpur dan licin,” kata aktivis ini.

Lanjut Hanis, bahwa dirinya bersama rekan yang lainnya juga sudah berupaya membantu dengan cara menyampaikan lewat surat dan audensi namun tanggapan dari intansi terkait namun tidak memuaskan.

“Kami sudah datang ke Dinas BPMDES Kabupaten dan menjawab nanti Kepala Desanya dipanggil, namun sampai saat ini belum ada panggilan dari Dinas. Sampai kami ini bersama warga bergotong royong untuk memperbaiki jalan yang rusak, Pihaknya menduga banyak anggaran yang menyimpang di Desa ini, proyek jalan saja tidak ada papan informasinya, Pemerintah Desa Pengkandan Baru selama ini terkesan tertutup dalam segala kegiatan dan informasi,” terangnya

Sementara, Kepala Desa Pengkandan Baru dan dinas terkait belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warganya.**@Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here