Beranda Banten Hari Ke-2 Gotong Royong Bersihkan Irigasi Cidurian, Kades Jengkol: Ini Bukti Keseriusan...

Hari Ke-2 Gotong Royong Bersihkan Irigasi Cidurian, Kades Jengkol: Ini Bukti Keseriusan Warga Membutuhkan Air

97
0
BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Warta Reformasi – Hari yang ke-2 (Dua) gotong royong membersihkan irigasi Cidurian yang dangkal dan penuh rerumputan, para petani wilayah Kecamatan Sukamulya dan Kecamatan Kresek bersama LSM Geram Banten Indonesia kembali lakukan babat rerumputan dan membersihkan aliran irigasi Cidurian yang mampet, Selasa (7/12/2021).

Hadir dalam kegiatan babat rumput tersebut Gandi selaku Kepala Desa Jengkol, Budi Muhdini, S.Sos., selaku Sekretaris Kecamatan Sukamulya, dan H.Alamsyah, MK., selaku Ketua Umum DPP Geram Banten Indonesia.

Kepala Desa Jengkol, Gandi di hadapan awak media mengatakan, bahwa dirinya bersama masyarakat Jengkol membersihkan irigasi Cidurian di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, agar petani Desanya mendapatkan air.

“Saya bersama masyarakat membersihkan irigasi Cidurian karena masyarakat kami butuh air, jadi ini keseriusan kami dalam mengusahakan air untuk Desa kami yaitu Desa Jengkol, Kecamatan Kresek,” ata Gandi di lokasi irigasi Cidurian, Selasa (7/12/2021).

Lanjut Gandi, bahwa keseriusan masyarakatnya sebagai cerminan agar Pemerintah Pusat segera lakukan normalisasi.

“Mohon di sampaikan ke yang berwenang, baik itu Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dan Pusat, keseriusan petani-petani dari Desa Jengkol ini untuk kedepannya agar Pemerintah memperhatikan, ini sudah buka pekerjaan manusia, ini pekerjaan seharusnya sudah pekerjaan alat berat. Masyarakat cuman hanya babat-babat doang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Sekian tahun irigasi Cidurian sudah tidak bisa diatur, saya berpikir agar masyarakat dapat bercocok tanam. “Intinya kalau masyarakat tidak bisa bercocok tanam, masyarakat juga susah buat bayar pajaknya.

Kemarin pada bulan 4, staff Desa Jengkol semuanya pada nagih pajak, masyarakat bilangnya boro-boro buat bayar pajak, sawah saja tidak bisa ditanamin,” papar Kepala Desa Jengkol yang penuh harap.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Reformasi Masyarakat (DPP Geram) Banten Indonesia, H. Alamsyah MK., di hadapan awak media mengatakan bahwa hari ini kedua kalinya LSM Geram bersama masyarakat membersihkan irigasi Cidurian.

“Hari ini yang ke dua harinya, LSM Geram bersama Desa Jengkol mengerjakan irigasi Cidurian dengan cara manual apa adanya. Antusias warga membuat LSM Geram tergugah sehingga kami turun serta ke lapangan.

“Upaya kami untuk saat ini minimal air irigasi Cidurian dapat mengalir ke persawahan petani, sambil menunggu pihak Kementrian turun langsung untuk mengadakan normalisasi agar irigasi Cidurian besar kembali pada asalnya, dan masyarakat dapat kembali mendapatkan air semuanya khususnya para petani.
Mudah-mudahan hari ini hasilnya dapat maksimal dan insayallah air dapat tembus ke persawahan petani,” ungkapnya.

Masih di lokasi irigasi Cidurian, Sekretaris Kecamatan Sukamulya, Budi Muhdini, S.Sos., juga mengatakan bahwa, Pemerintah Kecamatan Sukamulya sudah bersurat ke Dinas PU Provinsi.

“Kami sudah berupaya mengusulkan lewat musrembang untuk pembangunan irigasi Cidurian, kami prihatin melihat keadaan masyarakat kami, sampai-sampai beberapa bulan yang lalu warga berantem berebutan air untuk sawahnya, kami berharap agar Pemerintah PU segera lakukan normalisasi,” ucapnya.**@Khondoy/Ozi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here