Beranda Banten Bedah Rumah Diduga Bermasalah, Sekcam Jayanti Minta Kades Cikande Segera Selesaikan

Bedah Rumah Diduga Bermasalah, Sekcam Jayanti Minta Kades Cikande Segera Selesaikan

44
0
BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Warta Reformasi – Adanya dugaan permasalahan bedah rumah di Desa Cikande sampai masuk keranah hukum, Pemerintah Kecamatan Jayanti meminta agar permasalahan bedah rumah segera diselesaikan, bagaimanapun segala sesuatu pertanggungjawabannya ada di seorang Kepala Desa (Kades).

“Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kecamatan Jayanti,  Kurnia, S.STP., di ruang rapat Camat,” Selasa (23/11/2022).

Lanjut Kurnia, bahwa Kades harus belajar membuka diri dan sebagai pimpinan harus punya kebijakan jangan hanya mendengarkan bisikan.

“Saya bilang permasalahan ini terlambat karena faktornya Kades Cikande tidak memegang handphone. Sedangkan segala sesuatu itu perlu dikomunikasikan. Kades harus belajar membuka diri sebagai pimpinan yang mempunyai kebijakan, jangan mendengarkan bisikan yang dapat merugikan Pemerintah dan ini harus menjadi pelajaran yang berharga,” ucap Kurnia.

Sambung Kurnia, Kapasitas kita adalah pelayan, hanya saja tidak memakai serbet. Jangan hanya merasa bisa. Kita harus bisa merasa, bayangkan kalau itu rumah kita, Kades Cikande saya rasa sudah banyak memakan garam.

“Saya meminta agar Kades segera menyelesaikan permasalahan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Seroenting Jaya Indonesia (Seroja) terkait program Bedah Rumah dengan cara komunikasi karena untuk saat ini proses hukum adanya di LSM Seroja, ada prosedur hukum yang harus ditempuh sebab saya tidak bisa memfasilitasi terus menerus. Jangan nanya ke si A, ke si B, karena tanggungjawab adanya di Kades,” terangnya.

Sementara, Kepala Desa Cikande, Acep Eman terkait program bedah rumah tersebut, dirinya mempercayakan kepada Sekretaris Desa (Sekdes). Ini kelalaian saya selaku Kepala Desa Cikande yang telah mempercayakan program bedah rumah kepada Sekdes, dikarenakan saya tidak mengerti manejemen Pemerintahan.

“Saya lalai dengan bangunan akibat percaya keseseorang, sampai setega itu. Ya sehingga proyek sampai sekarang saya yang membiayai. Awalnya saya asal tandatangan saja dan sekarang saya punya pelajaran dari kejadian ini, mungkin ini pelajaran terbaik saya,” ujarnya.

Sekdes Cikande,  Didin ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, bahwa dirinya pertama menjabat Sekdes di bulan Juli.

“Waduh, bulan Juli saya baru menjabat sementara realisasinya sebelum saya menjabat, nanti saya Konfirmasi dulu ke pak Kades,” singkatnya.

Ketua LSM Seroja, Taslim Wirawan mengatakan, jika dirinya tidak menyalahkan Kades Cikande, namun pertanggung jawaban tersebut adanya di Kades.

“Saya tidak menyalahkan Kades, namun sangat disayangkan program bedah rumah tersebut. Saya rasa Kades tidak bisa lepas begitu saja sebab pertanggungjawaban adanya di Kades,” Kata Taslim.

Sambung Taslim dari hasil investigasi dilapangan bangunan tersebut belum ada perbaikan. “Saya cek lokasi belum ada perbaikan, dari hasil investigasi kalau CV yang mengerjakan bangunan tersebut adalah milik istri Kades, sangat disayangkan CV itu diberikan kepada orang yang tidak tepat. Dengan anggaran dana Rp. 25 juta, kita hitung bangunan sekira Rp.13 jutaan habisnya.

Lanjutnya, Sebagai control sosial saya tidak ada kepentingan lain, untuk saat ini tanggung jawab hukumnya sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang dan Polresta Tangerang,” tutupnya.**@Khondoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here