Beranda Mau Tau Meskipun Lalui Jalan Licin dan Berlumpur, Siswa SMKN 1 Tanah Abang Tetap...

Meskipun Lalui Jalan Licin dan Berlumpur, Siswa SMKN 1 Tanah Abang Tetap Semangat Ke Sekolah

160
0
BERBAGI

Kabupaten PALI,  Warta Reformasi – Meskipun melalui jalan licin dan berlumpur menuju ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanah Abang, Siswa tetap semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Satu-satunya sekolah kejuruan dan memang didominasi warga untuk belajar di sana, Rabu (1/9/2021) mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Namun sangat disayangkan hari pertama kegiatan belajar mengajar tatap muka terbatas sejak PPKM skala mikro level 2, Siswa dan Guru harus dihadapkan dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan dikarenakan akses jalan utama menuju sekolah jalan tanah  kuning dengan kondisi Licin dan berlumpur sehingga sangat menyulitkan dan jadi keluhan siswa dan guru untuk menuju ke sekolah.

Akses jalan yang berlokasi di Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan ini lebih kurang 500 meter lagi belum dilakukan pengaspalan atau cor beton sehingga jalan tersebut sulit dilalui jika di musim penghujan.

Menurut warga sekitar  yang enggan menyebutkan namanya, sempat di mintai keterangannya oleh awak media ini mengatakan, akses jalan tersebut bukan hanya dilalui oleh siswa dan tenaga pengajar saja, tetapi jalan ini juga bisa dikatakan jalan ekonomi rakyat, karena masyarakat yang mayoritas petani juga lewat jalan itu menuju perkebunan,” katanya.

Niken, salah satu siswa yang dimintai keterangan ketika melintas jalan tersebut mengungkapkan, Susah pak jalan rusak begini, Saya tiap hari mau sekolah juga terganggu. bahkan banyak teman-teman yang sering jatuh dari motor karena kondisi jalan yang rusak parah. Memang dari persimpangan jalan besar sudah bagus tapi sekitar 500 meter lagi dari sekolah jalan rusak parah,” keluh Niken.

Dia pun berharap kepada pemerintah agar secepatnya memperbaiki jalan itu sehingga siswa bisa nyaman saat akan mengikuti KBM menggali ilmu,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala sekolah, Bidang Humas, Rilo Pambudi mengatakan berbagai upaya sudah dilakukan sekolah, demi memperbaiki akses jalan ini mulai dari mengusulkan melalui pemerintah desa setiap tahun sejak tahun 2019 mengajukan proposal ke Dinas PU Kabupaten dan sampai pada akhir-akhir ini sudah mengajukan permohonan bantuan ke PT. Pertamina Asset 2 Adera Field untuk memperbaiki sementara akses jalan dengan cara dirapikan, dibuatkan parit dan dilakukan pengerasan dengan batu koral namun masih belum ada realisasi,” ungkapnya.

Rilo berharap, akses jalan yang hanya menyisakan lebih kurang 500 meter yang belum dilakukan cor beton segara dilakukan perbaikan mengingat demi keamanan juga keselamatan serta kelancaran siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” harapnya.

Terkait keluhan ini, awak media sudah berusaha menghubungi pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI, via WhatsApp guna minta tanggapannya, namun hingga saat ini belum ada respons.**@Ypn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here