Beranda Banten Hari Pertama Lebaran, Sekda Monitoring Tempat Wisata dan Mall

Hari Pertama Lebaran, Sekda Monitoring Tempat Wisata dan Mall

67
0
BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Warta Reformasi РPada hari pertama  lebaran, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan monitoring tempat wisata dan keramaian (Mall) saat libur lebaran idul fitri 1442 hijriyah.

Tempat pertama yang dikunjungi Sekda yaitu Mall Ciputra di Kecamatan Panongan, sesampainya disana sekda langsung meninjau tempat perbelanjaan, tempat permainan anak, dan tempat rumah makan pasca libur lebaran.

“Perintah Pak Bupati, kita memonitor tempat wisata saat libur lebaran tim mengecek sejauh mana protokol kesehatan diterapkan,” tutur Sekda Saat meninjau Mall Ciputra, Kamis (13/5/2021).

Menurut Sekda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, ada sejumlah 20 titik pusat wisata di Kabupaten Tangerang yang berpotensi menjadi destinasi wisata saat libur lebaran, lanjut sekda, kita sudah membentuk tim agar tempat tersebut jangan sampai menjadi potensi penyebaran Covid-19.

“Langkah ini merupakan upaya Pemkab Tangerang untuk mengantisipasi cluster baru penyebaran COVID-19, semua dikerahkan mulai dari Kepala dinas, Camat, Sekdis, Kabid hingga jajaran ASN lainya,” ungkap Sekda.

Sekda pun menjelaskan data penyebaran Virus Corona saat ini masih terkendali, mulai dari penanganan pasien OTG Covid-19, tingkat kesembuhan hingga ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit umum maupun swasta.

“Saat ini kita tinjau Mall Ciputra, wahana permainan anak Wonder of Word Citraraya, hingga bioskop, jika ada pelanggaran kita sanksi hingga penutupan lokasi,” ujarnya.

Sementara General Manager Mall Ciputra, Viktor Irawan, menambahkan untuk saat ini belum ada lonjakan pengunjung masih terkendali karena masih suasana Idul Fitri hari pertama, di Mall Ciputra sendiri masih mengikuti anjuran Pemerintah Kabupaten Tangerang memberlakukan 50 persen kapasitas pengunjung dan penerapan protokol kesehatan.

“Kita berlakukan protokol kesehatan, dan pengunjung pun hanya 50 persen kapasitas jika sudah memenuhi kita tutup bergantian agar terkendali dan tidak berkerumun,” terangnya.**@Romi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here