Beranda Mau Tau Pemkab Lambar Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2022

Pemkab Lambar Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2022

230
0
BERBAGI

Lampung Barat, Warta Reformasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2022. Berlangsung diLapangan depan Kantor Bupati Lambar, Rabu (17/3/2021).

Musrenbang tingkat Kabupaten Lampung Barat Kali ini dihadiri, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang diwakili Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, M.T., melalui Vidio Conference (Vicon) dan dihadiri Langsung Bupati Lambar, H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati, Drs. Mad Hasnurin.

“Juga¬† dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lambar, Edi Novial, S.Kom, Kapolres Lambar, AKBP. Rachmat Tri Haryadi, S.Ik., MH, Dandim 0422/LB, Letkol. Benny Setiawan, Kajari Lambar, Riyadi, S.H., Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kementerian agama, Ketua TP PKK Lambar Partinia Mabsus, Sekretaris Daerah Akmal Abd. Nasir SH., seluruh Staf Ahli, Assisten, Kepala Perangkat Daerah Lambar serta Camat se-Kabupaten Lambar.

Pada kata sambutannya, Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, mengatakan pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten ini merupakan sarana penjaringan/penyerapan aspirasi terkait percepatan pembanguan yang sebelumnya telah dilakukan musrenbang tingkat pekon dan kemudian dilanjutkan Musrenbang tingkat kecamatan pada 24-26 Februari kemarin.

Pada Musrenbang RKPD tahun 2022 ini, terdapat 5 (lima) poin penting yang diprioritaskan Pemkab Lambar, yaitu ;
1. Memantapkan kualitas infrastruktur pelayanan dasar yang berwawasan lingkungan serta mitigasi bencana.
2. Memantapkan kualitas layanan dasar untuk pembangunan semberdaya manusia.
3. Percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
4. Meningkatkan nilai tambah produk unggulan yang inovatif dan sektor pariwisata untuk meningkatkan daya saing daerah.
5. Peningkatan kualitas apratur yang profesional, tata kelola pemerintah yang baik dan stabilitas kamtibmas.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus membenerkan, berdasarkan himpuanan data dari 15 kecamatan yang ada di Lambar, pada Musrenbang Kabupaten ini tercatat sebanyak 1.005 usulan yang diusulan, namun setelah dilakukan verifikasi menggunakan skala prioritas, usulan-usulan itu terbagi menjadi beberapa bagian.

“Untuk usulan yang diusulkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebanyak 377 usulan, dan usulan yang melalui Dinas PUPR tersebut merupakan jumlah usulan terbanyak, jika dibandingkan dengan usulan Dinas Pendidikan yang berjumlah 239 usulan,” bebernya.

Lanjutnya, kemudian usulan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan sebanyak 81 dan untuk Dinas Kesehatan sebanyak 62 usulan, sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak 21 usulan.

“Selaku kepala daerah, Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus yang akrab disapa (Pak Cik) itu, mengatakan musrenbang tersebut merupakan wadah atau tempat dalam merencanakan pembangunan, tempat mencari solusi dan tempat menyalurkan inovasi dalam langkah mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, musrenbang ini wadah atau tempat dalam merencanakan pembangunan, tempat mencari solusi dan tempat menyalurkan inovasi. “Terima kasih kepada seluruh unsur forkopimda, atas ide dan gagasan serta evaluasinya terkait pembangunan di Lambar.

“Terima kasih Forkopimda, Ketua DPRD dan seluruh jajaran telah memberikan ide, pemikiran dan gagasan. Tentunya dalam memberikan evaluasi terkait pembanguan,” ucap Bupati.

Terkiat dengan banyaknya pembanguan yang tertunda akibat dampak wabah covid-19 sejak tahun 2020 lalu, Parosil mengatakan masih banyak pula PR yang mesti dituntaskan. Sebagai contoh terhentinya pembanguan lamban budaya dan terganggunya pembangunan infrastruktur jalan yang ada di (3) tiga Kecamatan.

“Namun Bupati berjanji, pada tahun 2022 mendatang pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut, dengan melanjutkan pembangunan lamban budaya dan akan memantapakan infrastruktur jalan di 3 kecamatan, yaitu di kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Batu Ketulis dan jalan penghubung antara Kecamatan Batu Brak dan Kecamatan Suoh/BNS,” katanya.

“Kedepan PR yang belum tuntas, terkait pembangunan lamban budaya tahun 2022 akan di selesaikan. Kemudian ruas jalan menuju Suoh dan BNS, Pagar Dewa serta Batu Ketulis akan dimantapkan. “Parosil meminta seluruh Camat dan para Lurah/Peratin se-Kabupaten Lampung Barat untuk selalu tampil inovativ dalam membangun pekon/desanya dan kemudian dapat menggunakan Dana Desa (DD) sebaik-baiknya,” janjinya.

“Saya minta camat dan peratin untuk inovatif, kembangkan potensi pekonnya, mungkin ada desa wisatanya dikembangkan. Kemudian alokasikan Dana Desa sebaik-baiknya dalam rangka memantapkan potensi yang ada di pekon (Desa) masing masing,” pintanya.

Pada musrenbang tersebut dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada tiga kecamatan yang juara dalam lomba wisata dalam bentuk vidio. Ketiga Kecamatan yang menerima penghargaan itu yakni Kecamatan Sumber Jaya, Kecamatan Batu Brak dan Kecamatan Suoh.

“Juara pertama diraih oleh Kecamatan Jaya, juara II diraih oleh Kecamatan Batu Brak dan juara III diraih oleh Kecamatan Suoh.**@Jafar

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here