Beranda Mau Tau LSM Gerhana Pertanyakan Transparansi Anggaran Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 18 Tanah Abang

LSM Gerhana Pertanyakan Transparansi Anggaran Rehabilitasi Ruang Kelas SDN 18 Tanah Abang

534
0
BERBAGI

PALI, Warta Reformasi – Rehabilitasi Ruang Kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, disoroti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerhana pasalnya rehab ruang kelas tersebut diduga tidak ada transparansi anggaran dipapan informasi proyek ini tidak disebutkan jumlah anggarannya.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten PALI (DPK) LSM Gerhana, Herman Subianto, Rehabilitasi ruang kelas SDN 18 Tanah Abang patut diduga tidak transparan. “Ketidaktransparanan tersebut terksesan ada unsur sengaja dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah karena tidak tertulis rincian jumlah anggaran,” ungkapnya kepada awak media Warta Reformasi, Jumat (21/8/2020).

“Ya kita sebagai lembaga swadaya masyarakat, meminta agar semua yang menyangkut proyek pembangunan maupun rehab bersumber dana dari pemerintah agar ada ketransparanan kepada publik, supaya masyarakat dapat turut melakukan fungsi pengawasan.

“sehingga publik tau dari mana sumber dana dan berapa besarannya, karena yang perna saya lihat kalau proyek yang bersumber dana dari pemerintah biasanya dipapan proyek tertulis baik itu sumber dana maupun jumlahnya, tapi rehab ruang kelas sekolah ini kok tidak ditulis.” ada apa ini??,” pintanya.

“Kami minta kepada pihak terkait terkhusus Dinas Pendidikan Kabupaten PALI untuk memberikan kejelasan persoalan ini. apa benar juknisnya seperti itu???, supaya tidak timbul dugaan negatif.!!  dapat menjadikan praduga publik untuk mengelabui masyarakat, dan menimbulkan berbagai asumsi kecurigaan publik, ada apa ini.???,” kata Herman Subianto.

Sementara itu Kepala SDN 18 Tanah Abang, Alpatihi dikonfirmasi awak media ini melalui pesan singkat via telepon WhatsApp, menjawab dengan gamblangnya bahwa untuk penulisan jumlah anggaran itu tidak diperkenankan oleh dinas pendidikan kabupaten PALI, karena itu bangunan sekolah bukan bangunan desa,” kata Kepsek.

Selanjutnya, Alpatihi menambahkan kalau memang penulisan jumlah anggaran itu dibutuhkan nanti kami bisa tulis pakai spidol, dan anggaran tersebut berjumlah Rp. 262,000,000,- Sumber dana APBD kabupaten PALI dan angaran Rehab tersebut hanya mengganti plafon dan keramik,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan kepala dinas Pendidikan Kabupaten PALI belum dapat dikonfirmasi.**@Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here