Beranda Banten Pertanyakan Bantuan Dampak Covid-19, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Pabuaran

Pertanyakan Bantuan Dampak Covid-19, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Pabuaran

191
0
BERBAGI

Kabupaten Tangerang, Warta Reformasi – Puluhan warga Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menyerbu Kantor Desa. “Kedatangan puluhan warga ini pertanyakan bantuan tunai dampak covid-19 yang belum mereka terima, Selasa (2/6/2020).

Ida (29) warga Desa Pabuaran mengatakan, Kedatangan dirinya dan puluhan warga ke kantor desa hanya ingin menanyakan terkait bantuan tunai yang hingga kini belum juga diterima oleh masyarakat.

“Warga datang berbondong – bondong untuk mengetahui secara pasti seperti apa teknis penyalurannya, dan kapan bantuan tersebut tersalurkan kepada mereka,” kata Ida.

Namun setelah, Kepala Desa memberikan penjelasan, kami akhirnya paham, ternyata penyaluran bantuan ini warga harus lebih bersabar, karena semua butuh proses mulai dari pendataan hingga penyaluran bantuan,” ujarnya.

Sebelumnya, Situasi sempat memanas saat Kepala desa pabuaran memberikan penjelasan kepada puluhan warga di halaman kantor desa. “Namun situasi kembali tenang setelah jajaran Polsek Cisoka dan Kodim turut membantu memberikan penjelasan dan pengamanan.

Kades Pabuaran, Suhendi, kepada Wartawan menjelaskan, desa sudah mengajukan kurang lebih sebanyak 2.122 KK, namun yang terealisasi baru kurang lebih 200 KK. Dengan kejadian tersebut, Suhendi memohon kepada instansi terkait agar semuanya segera tersalurkan dengan baik, sehingga semua warganya yang terdampak dapat menerima bantuan Covid-19, karena mereka sangat membutuhkan bantuan tersebut,” jelas Kades.

“Bantuan yang sudah turun ini baru dari Kemensos, Untuk Provinsi, APBD Kabupaten belum. “Sementara untuk BLT Dana Desa belum kami realisasikan,” papar Suhendi.

Dirinya selaku Kepala Desa meminta kepada instansi terkait mohon kerjasamanya agar bantuan tersebut secepatnya segera tersalurkan kepada masyarakat Desa Pabuaran yang belum menerima bantuan. “Dan kepada warga dimohon untuk bersabar karena semuanya sedang dalam proses,” pintanya.

Setelah mendengar penjelasan dari Kades Pabuaran, warga akhirnya membubarkan diri.**@(Romi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here