Beranda Bangka Belitung Gubernur Babel, Danrem 045/Gaya dan TGTPP Covid -19 Kunjungi Wisma Karantina

Gubernur Babel, Danrem 045/Gaya dan TGTPP Covid -19 Kunjungi Wisma Karantina

26
0
BERBAGI

Bangka Belitung, Warta Reformasi – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Roesman didampingi Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel Mikron Antariksa, Liaison Officer (LO) gugus tugas dari pusat, Mayjen Pur. Toto Siswanto, Danrem 045 Garuda Jaya Kolonel Czi Mateus Jangkung, Kadinkes Provinsi Kepulauan Babel Drg. Mulyono, Direktur RSUD Ir. Soekarno, dan rombongan lainnya mengunjungi wisma karantina untuk mengetahui secara langsung kondisi pasien yang berada di wisma karantina tersebut sekaligus mendengarkan paparan dari petugas medis terkait kondisi pasien yang karantina di wisma Covid-19, Minggu (10/5/2020).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sangat serius dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sehingga berbagai upaya telah dilakukan, termasuk penyediaan wisma karantina Covid-19. Tujuannya adalah untuk bagi para warga yang terpapar Covid-19 dapat ditangani dengan khusus, sehingga tidak menularkan virus kepada orang lain dan dengan harapan wabah ini cepat berakhir.

Dari hasil paparan tersebut disimpulkan bahwa jumlah pasien terdiri dari pasien OTG berjumlah 2 (Dua) orang, ODP 5 (Lima) orang, konfirmasi Covid-19 sebanyak 20 (Dua Puluh) orang, dan yang dinyatakan sehat 2 (dua) orang serta sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman berharap warga yang dikarantina ini harus menjalankan penanganan serius sesuai anjuran protokol Covid-19.

“Melihat kondisi saat ini masih banyak masyarakat yang berkerumunan di cafe, pasar, serta tempat nongkrong lainnya. Maka dalam waktu dekat harus dilakukan rapid test massal guna untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19),”Kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Roesman.

“Rencana kita untuk melakukan rapid test massal di beberapa tempat. Kami merasa kesulitan mencegah warga untuk bergerombolan di pasar atau di tempat tertentu. Sehingga menjadi kekhawatiran atas kesempatan masyarakat dan pertimbangan kita melakukan itu untuk terus memperkecil peluang penyebaran virus Corona (Covid-19) sehingga jalan terbaik melakukan rapid test massal,” ungkapnya.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Roesman yakin dengan program rapid test akan mempercepat proses pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona.

Untuk itu, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bangka Belitung untuk mematuhi petunjuk protokol Covid -19 sehingga bencana ini cepat berakhir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

Sementara itu, Direktur RSUD Ir. Soekarno, dr. Armayani Rusli menjelaskan, saat ini ada produk yang diyakini dapat melawan virus corona (covid-19) yang bernama kefir, yaitu minuman yang terbuat dari susu. Minuman ini akan diberikan kepada pasien, sehingga pasien cepat sehat.

“Kefir ini sama halnya biangnya yacul.Dalam satu botol kefir dicampur setengah liter air dan diminum oleh pasien tiga kali sehari.Ini sudah dicoba oleh pasien di beberapa tempat, hasilnya dapat mempercepat kesembuhan si pasien, dan kefir ini produksi anak asal Bangka, kalau ini berhasil di Babel nanti kefir ini akan diproduksi secara massal,” ungkapnya.

Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Roesman menyetujui bahwa para pasien Covid-19 untuk minum kefir dengan tujuan agar pasien cepat sehat, sehingga permasalahan ini cepat selesai.**@(Rd_bey)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here