Beranda Banten Warga Desa Cidikit Mulai Tertarik Budidaya Tanam Umbi Porang

Warga Desa Cidikit Mulai Tertarik Budidaya Tanam Umbi Porang

790
0
BERBAGI

Lebak-Banten, Warta Reformasi – Secara keseluruhan puluhan tanaman Umbi Porang yang juga dikenal dengan sebutan tanaman Kula-kula itu kini ditanam oleh warga petani di Desa Cidikit kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Menurut Salah satu petani warga Desa Cidikit, Andi menuturkan, selama ini tanamam Porang/Kula-kula atau acung dianggap tanaman liar karena banyak tumbuh di hutan-hutan atau kebun milik warga, Kini masyarakat mulai tertarik membudidayakannya,” Ujarnya, Jumat (6/3/2020).

” Andi, mengatakan tanaman porang mulai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Desa Cidikit karena umbinya mulai ada yang membeli. Tanaman porang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan karena punya peluang yang cukup besar untuk diekspor,” Katanya.

Tanaman yang memiliki nama latin Amorphophallus muelleri ini untuk dikembangkan mengingat potensi ekonomi yang menjanjikan. Untuk harga jualnya sendiri, harga di tingkat petani mencapai Rp 6.000 per kg, Tanaman porang ataw kula-kula yang tumbuh liar. Sekarang petani mulai banyak yang mencoba membudidayakan kula-kula atau porang ini,” ungkapnya Andi.

Di tempat terpisah Kepaka Desa Cidikit, Upan Supandi, S.H., sangat mengapresiasi masyarakatnya yang sudah membudidayakan tanaman porang atau Kula-kula untuk meningkatkan roda perekonomian warganya,” Ujar Kades.

” Saya sangat mendukung dengan para petani di desa Cidikit yang sudah membudidayakan tanaman porang, demi meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Bahkan saya akan lebih meningkatkan pembangunan dan pelayanan di desa Cidikit ini. karena dengan ditingkatkanya pembangunan insfrasrtuktur Jalan, akan lebih mudah untuk melancarkan perekonomian warga masyarakat,” Papar Kades.

Desa Cidikit memiliki Luas lahan 4.424 H, saya selaku kepala desa mendapatkan imbauan dari  Camat, agar masyarakat Desa Cidikit dapat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami Porang dan tanaman palawija yang lain untuk mendongkrak perekonomian warga,” Upan Supandi. **@(Sumantri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here