Beranda Hukrim Ketua DPC PJI-D Lampura Minta Polisi Segera Tangkap Diduga Preman Penganiaya Wartawan

Ketua DPC PJI-D Lampura Minta Polisi Segera Tangkap Diduga Preman Penganiaya Wartawan

195
0
BERBAGI

Lampung Utara, Warta Reformasi – Seluruh Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC)   Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJI-D) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mengutuk keras dugaan penganiayayaan oleh segerombolan preman di Lampung Utara kepada Eprijal salah seorang Jurnalis SKM Buser yang terjadi di salah satu rumah makan di Bukit Kemuning, Rabu (5/2/2020).

Ketua DPC PJI-D Lampung Utara, Bambang Irawan, meminta kepada Pihak aparat kepolisian untuk segera menangkap diduga Segerombolan preman yang melakukan penganiayaan tersebut.

” Karna kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Lampung Utara, oleh sebab itu saya minta pihak kepolian segera melakukan penangkapan terhadap pelaku pengeroyokan karna ini sudah jelas- jelas kriminal” menurut Bambang Irawan kepada media di Kotabumi,Jumat (07-02-2020).

Ketau PJI- D berharap kepada pihak penegak hukum,  terduga pelaku pengeroyokan dikenakan pasal berlapis, selain pasal penganiyayaan dan pengeroyokan juga harus dikenakan pasal pelanggaran undang- undang No 40 Tahun 1999 pasal 18 karena kasus pengeroyokan ini, berawal dari masalah Eprijal mengangkat pemberitaan kepala sekolah salah satu SDN Negeri Ujan Mas Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan yang diduga merasa terganggu serta menolak di konfirmasi,”ujar Bambang

Diketahui tindakan dugaan pengeroyokan oleh segerombolan preman terhadap wartawan yang diketahui bernama Eprizal di rumah makan Ayumi tepatnya di kecamatan bukit kemuning lampung Utara, Rabu (5/2/2020).

Saat di konfirmasi Eprizal, menjelaskan berawal mendapat telpon oleh seseorang yang diduga mengaku bernama Herman. di dalam percakapan telpon Eprizal di ajak untuk bertemu dengan alasan ingin makan bersama dan kemudian setelah tiba di rumah makan Ayumi Eprijal dan rekan nya di suruh ngopi dulu. sesaat setelah ngopi salah satu dari seorang preman suruhan kepala Sekolah Suslana S.Pd mengajak Eprijal dan rekan nya bernama Ade Irawan(yang juga berfropesi wartawan) untuk menemui Suslana S.Pd selaku kepala sekolah di rumahnya di Baradatu, namun Eprijal menolak.

Mendengar bahwa Eprijal enggan ikut bersama mereka, Herman jadi emosi dan marah tanpa banyak bicara langsung mengayun kan bodem mentah(pukulan)nya ke arah kepala tepat nya di bagian kening eprizal yang sedang dalam posisi duduk. Kemudian Eprijal berdiri. Setelah itu Herman mencabut badik ( senjata tajam khas Lampung ) dan akan ditikamkan ke arah Eprijal, kemudian di lerai ole Ade Irawan salah satu rekan media dari media online.

Setelah mencabut badik yang diarah ke Eprizal dan di lerai ole Ade Irawan dua rekan Herman langsung mengeroyok Eprizal dengan memukul mengunakan bodem mentah bertubi-tubi ke arah muka dan kepala Eprizal sehingga mengakibatkan luka di bagian wajah dan bengkak di bagian kanan dan kiri arah bawah pipi kiri dan kanan nasib masih beruntung dari kejadian ini Eprizal tidak mengalami luka tusuk tapi hampir saja merengut nyawanya apa bila badik tidak cepat di tangkap Ade Irawan.

Setelah kejadian ini, Eprizal yang bersimbah darah dan lemas langsung di larikan ke puskesmas terdekat, untuk dilakukan pengobatan dan Visum. Kemudian langsung melapor ke Polsek Bukit Kemuning. Karna mendengar informasi rekan rekan Herman yang lain ingin datang ke Polsek,maka pihak kepolisian pun mengarah kan melapor ke Polres Lampung Utara guna mencegah hal- hal yang tidak diinginkan. untuk di ketahui dengan Surat Tanda Laporan ( STPL) nomor stpl 132/B-1/II/2020/ POLDA LAMPUNG/DPKT RES LU.

Di tambahkan pula oleh Ade Irawan, andai saja tidak dilerai olehnya dan menyambar pisau milik Herman kemungkinan Eprizal mendapat luka tusukan senjata tajam milik pelaku dan
sebelum Herman.Cs meninggalkan lokasi kejadian, Herman menantang bahwa tidak ada satupun yang bisa dan berani menangkap dirinya karna merasa dirinya tokoh di wilayahnya, dengan nada lantang dan penuh amarah.

Sampai berita ini di terbitkan belum mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian atas laporan ini, karena sedang di dalami oleh pihak kepolisian.**@(irawan/team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here