Beranda Lampung Faris Mahasiswa Yangzhou Polytechnic Institute Kembali Ke Lampung Utara

Faris Mahasiswa Yangzhou Polytechnic Institute Kembali Ke Lampung Utara

100
0
BERBAGI

Lampung Utara, Warta Reformasi – Muhammad Faris Azhar (20) warga Jl Sriwijaya Gg. Wakaf no 32 RT 04 Rw 02 Kelurahan Kotabumi Pasar, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, pulang dari Cina karena pihak keluarga khawatir akan virus Corona yang sedang melanda di Wuhan.

Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa di Universitas Yangzhou Polytechnic Institute Provinsi Jiangsu Kota Yangzhou China ini pulang karena keinginan keluarga besarnya. Ia sampai di Kotabumi, Sabtu malam (1/2/2020).

Faris merupakan alumni SMAN 1 Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur. Ia mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikannya diluar negeri melalui beasiswa di Yangzhou Polytechnic Institute Provinsi Jiangsu Kota Yangzhou. Namun menurut informasi dari keluarga Faris, kepulangannya tersebut malah membuat masyarakat sekitar tempat tinggalnya khawatir kalau ia dapat menyebarkan virus Corona di daerahnya.

Faris menyatakan jika masyarakat tidak perlu khawatir atas kepulangan dirinya ke kampung halaman. Sebab ia pulang ke Indonesia sudah melalui mekanisme, yaitu pengecekan kesehatan dari otoritas setempat.

”Saya pulang sudah dicek semua di KJRI, di bandara semua dicek kesehatan. Jika tidak sehat saya pasti tidak di izinkan pulang ke Indonesia,” ungkap Faris di kediamannya, Selasa (3/2/2020).

Faris menjelaskan, Kota Wuhan tempat dimana wabah Corona menyebar tersebut berjarak kurang lebih 550 Km atau menempuh waktu sekitar 9 jam dari tempatnya tinggal. Wuhan itu jaraknya 550 km dari tempat saya tinggal, ya menempuh waktu sekitar 9 jam dari tempat saya tinggal ke Wuhan itu,” jelasnya.

Faris menambahkan, hanya warga Kota Wuhan yang tidak boleh keluar dari kota tersebut. “Warga di Wuhan yang tidak boleh keluar dari kota karena hawatir dapat menyebarkan virus Corona,” paparnya.

Sementara itu Wardana (kakak Faris-red) yang juga selaku ketua RT setempat, sangat bahagia adiknya bisa pulang ke rumah dengan sehat dan selamat tanpa terjangkit virus Corona. “Kami memang ingin Faris pulang ke Indonesia, karena kami juga khawatir keadaannya disana,” ujarnya.

Wardana juga berharap kepulangan adiknya itu dapat diterima di tengah-tengah masyarakat. Sebab adiknya pulang dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit virus Corona.

“Faris pulang dari China dalam keadaan sehat. Masyarakat tidak perlu hawatir dengan kepulangan adik saya ini. Setelah keadaan di China sudah mulai membaik adik saya dapat kembali melanjutkan pendidikannya di China,”harapnya.

Ditempat lain, Sumarno warga setempat masih merasa dihantui rasa takutnya atas kepulangan Faris tersebut, yang dipercaya dapat menyebarkan virus Corona itu.

“Bukan tidak merasa senang Faris itu dapat kembali kesini, tapi namanya virus kan kita nggk tau dan nggk terlihat, ” pungkasnya.**@(irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here