Beranda Mau Tau Dua Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Lubai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Dua Pelajar Diduga Tenggelam di Sungai Lubai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

73
0
BERBAGI

Muara Enim, Warta Reformasi РDiduga Korban tenggelam dari aliran sungai Lubai didesa Aur Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu, akhirnya ditemukan. Penemuan pertama korban yang sudah menjadi jasad tersebut, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 13:00 WIB. Sedangkan sebelumnya penemuan jasad korban tenggelam lain ditemukan dihari yang sama  sekira pukul 02:00 WIB.

Kedua jasad korban diduga tenggelam dialiran sungai Lubai itu yakni bernama Aisyah Binti Ris (14), dan Yulia Binti Yusuf (14), keduanya warga Desa Aur berstatus masih pelajar. Dan untuk diketahui bahwa peristiwa korban tenggelam tersebut, saat mereka diduga tengah bermain disungai Lubai, Selasa (21/1/2020), sekira pukul 16:00 WIB.

Pencarian korban diduga tenggelam melibatkan unsur Tripika Kecamatan Lubai bersama Masyarakat dengan melibatkan Team Basarnas Provinsi Sumsel, Basarnas, Team BNPB Muara Enim, Team Damkar Muara Enim, dan Reskiu PTBA Tanjung Enim dan Banser NU Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim Sumsel.

Selama upaya pencarian korban diduga tenggelam di Aliran Sungai Lubai dengan melibatkan Instansi terkait dengan dihadiri oleh Kapolsek Rambang Lubai AKP Akhmad Bakri. S.H., beserta anggota, Danramil Kapten Czi Didi Suratman beserta Anggota, Camat Lubai Edi Suprianto beserta SAT Pol PP dan Camat Lubai Ulu Wien Wirma Putra. Didapat Korban diduga tenggelam terdiri dari dua orang warga Desa Aur berhasil di temukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono, S.H.,S.IK.,MH, melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Akhmad Bakri, S.H., menyebutkan, kedua korban diduga tenggelam di temukan tidak berjauhan dari TKP Lk 100. Meter. Korban tenggelam yang Berjumlah 2 orang di bawa ke Rumah duka dan di kuburkan hari ini,” jelasnya.

Dikatakannya, selama upaya pencarian korban tenggelam di Aliran Sungai Lubai tersebut berjalan aman dan kondusif,” Tutup Kapolsek.**@(ApJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here