Beranda Mau Tau Partisipasi Polri Menjaga Kebersihan Kawasan Sekitar PT JICT PTP Pasca Banjir

Partisipasi Polri Menjaga Kebersihan Kawasan Sekitar PT JICT PTP Pasca Banjir

162
0
BERBAGI

Jakarta Utara, Warat Reformasi – Partisipasi Polri dalam menjaga kebersihan kawasan sekitar PT JICT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) pasca banjir ikut membangun kebersamaan dan kesadaran masyarakat membersihkan Station Pompa Air Koja Kawasan JICT Pelabuhan Tanjung Priok dengan cara mengangkat dan mengambil sampah-sampah yang menyumbat aliran air yang melalui station pompa sehingga air dari sungai yang akan ke laut menjadi tersumbat, Kamis (2/1/2020).

Kegiatan pembersihan sampah turut langsung dipimpin oleh Kapolsubsektor JICT Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Iptu Suharno, S.H., yang berinisiatif bersama Personel JICT membantu membersihkan sampah tersebut sehingga air yang akan mengalir ke laut menjadi lancar dan tidak mengakibatkan banjir.

Selanjutnya, Kapolsubsektor juga melakukan kunjungan ke Station Pompa Koja Kawasan JICT Pelabuhan Tanjung Priok. Dalam kunjungannya, Kapolsubsektor Kawasan JICT menyampaikan himbauan terhadap petugas Dinas Tata Air yang masih di bawah Instansi PU dari Pemprov DKI Jakarta, Bapak Suraedi selaku koordinator station pompa Koja yang berada di areal JICT.

Kapolres Tanjung Priok
Dalam kunjungannya Kapolsubsektor JICT Iptu Suharno, S.H., kepada Bapak Suredi menyampaikan bahwa petugas jaga station pompa koja personilnya ditambah menjadi 9 (sembilan) yang sebelumnya 3 (tiga) orang dan rencananya akan di buat 3 shift masing-masing shift 3 orang.

Lebih lanjut, Suraedi menyampaikan selama ini tidak ada kendala, hanya menyayangkan warga koja masih membuang sampah material ke kali sehingga menyulitkan penyedotan air kali untuk dibuang ke saluran yang mengalir ke laut manakala air laut sedang pasang. “Alhamdulilah selama tahun baru, curah hujan yang cukup tinggi, untuk station pompa koja tidak mengalami debit air yang cukup tinggi mengingat air laut tidak pasang terlalu tinggi sehingga pintu air masih berjalan normal,” tuturnya.

Terakhir, Kapolsubsektor mengucapkan terimakasih atas informasi dan kerjasamanya, namun demikian tetap diantisipasi dan segera dievakuasi sampah-sampah material yang mengakibatkan tersumbatnya pintu air dan berdampak air meluap di lingkungan koja sehingga mengundang kerawanan bencana banjir dan gangguan kamtibmas mengingat pada tahun yang lalu station pompa air ini pernah digeruduk oleh warga koja karena dampak banjir yang diakibatkan tersumbatnya pintu air, untuk itu perlunya kesiapan personil dan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polsub sektor JICT yang berdekatan dengan pintu air dan stakeholder lainnya untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Suharno.**@(Oz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here