Beranda Bangka Belitung Hubungan Bupati dan Wabup Di diguga Kurang Harmonis

Hubungan Bupati dan Wabup Di diguga Kurang Harmonis

384
0
BERBAGI

 

Bangka Tengah, Warta Reformas – Sejak dibawah kepemimpinan Ibnu Saleh sebagai Bupati, do duga6 terindikasi adanya ketidak harmonisan dengan Wakil Bupati, Yulianto Satin dipemerintahan Kabupaten Bangka Tengah.

Anggota DPRD Babel, Dapil Bangka Tengah, Adet Mastur mengatakan aroma tak harmonisnya hubungan Bupati dan Wakil Bupati ini sudah sejak lama. Sejak dipilih,dilantik dan hingga saat ini.

Seharusnya sebagai pemimpin bisa menunjukkan keakraban antar sesama pemimpin.”

Ini bagaimana mau harus mengharmoniskan hubungan dengan warganya,kalau hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati saja tidak harmonis,” kata Adet Mastur kepada harian ini, Senin (18/2/2019).

Salah satu bukti ketidakharmonisannya antara Bupati dan Wakil Bupati, kata Adet dimedia promosi seperti Baleho tidak ada foto Wakil Bupatinya.Yang ada hanya foto Bupati dan foto sekda.

Belum lagi dalam hal pembagian tugas.Wakil Bupati seolah tidak diberikan tugas dan tanggungjawabnya oleh Bupati.

“Contoh kecilnya, foto di baleho saja yang ada hanya Bupati dan Sekda. Seharusnya kan foto itu Bupati, Wakil Bupati dan Sekda bersama-sama. Ini tidak, Bupati sendiri, wakil bupatinya sendiri,” ujar Adet Mastur.

Bahkan Adet menilai Bupati Bangka Tengah cenderung ingin sendiri. Tak ingin didampingi oleh wakil Bupati Bangka Tengah.

Dari awal kata Adet, saat pemilihan wakil Bupati saja terjadi tarik ulur. Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh tak setuju dengan wakil yang diajukan.

“pada Saat pengangkatan wakil sempat kisruh. Kelihatan sekali Bupati Ibnu Saleh ini tidak mau ada pendamping.Seharusnya tidak demikian. Ini sejak dilantik sampai sekarang tidak ada kebersamaannya antar Bupati dan Wakil Bupati, selalu sendiri-sendiri,” kata Adet.

Dia mengharapkan agar Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah akur dan harmonis.

Keduanya harus berbagi tugas untuk membangun Bangka Tengah secara bersama-sama.

Selaku fungsi pengawasan dan kontrol, DPRD Bangka Tengah juga kata Adet,tidak memberikan masukan yang baik kepada Bupati dan Wakil Bupati.

Harusnya fungsi kontrol dan pengawasan pemerintahan harus dijalankan.

“DPRD Bangka Tengahnya diam saja kita tidak tahu juga.Seharusnya ada fungsi kontrol dan pengawasan pemerintahannya.

Jangan didiamkan kalau terjadi, ini bisa mengganggu proses jalannya pemerintahan dan pembangunan dikabupaten bangka tengah.Harus ada kebersamaan dan keharmonisan,” pungkas Adet Mastur.**@(Sudiri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here