Beranda Hukrim Pipa Jargas Bocor Terkena Alat Berat PT. Gajah Mada

Pipa Jargas Bocor Terkena Alat Berat PT. Gajah Mada

221
0
BERBAGI

Prabumulih, Warta Reformasi-Nah, jalur  Pipa induk Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga yang berada di wilayah jalan lingkar timur Kota Prabumulih Sumsel yang tepatnya dibawah aliran sungai Tampi Rawas, Kelurahan Muara Dua bocor. Bocornya pipa gas tersebut,akibat terkena garpu tangan Backhoe Loader milik PT. Gajah Mada, pada(04/12) sekitar pukul 14.00 WIB.

Nah,bocornya pipa itu bermula ketika operator alat berat melakukan finishing pengerjaan di wilayah tersebut. Saat melakukan pengerukkan di sisi sungai, tanpa diketahui garpu pengeruk tanah mengenai pipa yang berada dibawahnya.

Salah satu warga bernama Pandi(37) yang mengetahui kejadian itu menuturkan, Bocornya pipa itu terjadi saat petugas alat berat sedang mengeruk tanah. Tiba tiba terdengar suara bising,yang  ternyata itu berasal dari suara semburan gas yang bocor.

“Sekitar pukul 14:00 Wib,Saya lewat lingkar,dan Saya lihat pekerja sedang mengeruk tanah dipinggir jalan. Tiba tiba tedengar suara bising yang keras dan asap seperti semburan gas keluar dari bawah sungai,” ungkapnya.
Oleh warga, peristiwa itu langsung dilaporkan ke pihak Kelurahan Muara Dua.  Kemudian lurah setempat, dan pihak PD Petro Prabu langsung meninjau lokasi dan melakukan pemutusan jalur gas untuk sementara.

“Ya,begitu mendapat kabar dari pihak kelurahan kita langsung datang kelokasi. Langkah pertama yang kita lakukan yakni memasang Sefty Line dan memutuskan blok Regulator Stasiun (Gardu) pada jalur tersebut,” Ujar Direktur PD Petro Prabu, H. Azhari Azhar, Rabu (5/11).

Dikatakan Azhari, Pemutusan merupakan langkah awal yang bersifat sementara. Menurutnya, penyaluran gas akan kembali aktif setelah proses perbaikan dan pertanggung jawaban  pihak PT. Gajah Mada.
“Pemutusan gas bersifat sementara, yang jelas jalur gas rumah rumah untuk wilayah Muara dua dan Kelurahan Karang raja akan terganggu. Kita berharap masyarakat yang terkena dampak pemutusan dapat memakluminya,” Jelasnya.

Sementara itu, Harjo selaku pihak PT. Gajah Mada mengatakan sudah menerima laporan dari pekerja dan pengawas dilapangan. “Nah,langkah selanjutnya kita akan melakukan investigasi dan koordinasi dengan Pihak PD Petro Prabu terkait kerugian atas kelalaian pekerja itu,” Tandasnya.Media ini mengabarkan.**@(JN/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here