Beranda Hukrim PTBA Gusur Rumah Warga Yang berdiri di Lahan Milik Perusahaan

PTBA Gusur Rumah Warga Yang berdiri di Lahan Milik Perusahaan

576
0
BERBAGI

Muara Enim “Warta Reformasi”_ Pihak PTBA diketahui melakukan penggusuran rumah warga yang berada di pinggiran tambang, di area Desa Tegal rejo RT 14 seberang, Rabu (18/7/2017).

Bangunan dilakukan penggusuran diketahui bangunan yang didirikan di atas tanah yang sudah diganti rugi oleh pihak PTBA beberapa tahun yang lalu, namun masih di tempati warga karena belum ada tempat tinggal.
Sugimo (62) warga yang terkena gusuran, mengatakan saat rumahnya akan di gusur, meminta waktu satu hari untuk memindahkan barang- barangnya, akan tetapi tidak di kabulkan oleh pihak perusahaan.

“memang sudah ada surat peringatan dari pihak PTBA sebelumnya, tapi mau gimana lagi kami belum ada tempat tinggal, “katanya.
“Tolong kepada pihak PTBA cari solusi, kemana kami 12 kk ini mau tinggal, untuk tidur malam ini saja kami binggung mau kemana” harapnya.

Ketua Komunitas sosial PKBTEF (Paguyuban Keluarga Besar Tanjung Enim Forum) Aini zahrahayu pada awak media mengatakan, pernah mengadakan audiens bersama dirprod dan CSR PTBA tanggal 7 Februari 2018 membahas tentang Tanjung Enim Wisata dan bantuan untuk para warga yang tidak mampu di Tanjung Enim. Dan bantuan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:
1) Tua non produktif, akan dibuatkan panti jompo
2) Muda non produktif atau cacat, akan dibuatkan panti sosial
3) usaha mikro untuk warga-warga miskin dan produktif, yang mereka tidak mempunyai penghasilan dan modal untuk membuat usaha. Dan waktu itu mereka mengatakan akan diberikan tanah untuk warga yang tidak mempunyai tempat tinggal sesuai data dari PKBTEF.

Saat di konfirmasi wartawan, pihak PTBA yang di wakili sugandi dari CSR mengatakan, permasalahan ini sudah lama dan pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada masyarakat disini, untuk segera meningalkan lokasi ini, karena lahan ini adalah area yang berbahaya karena sangat dekat dengan area tambang.

“bisa di bilang sudah di bibir tambang,” katanya. Berdasarkan Pantauan media saat di lokasi, pihak PTBA memberikan uang bantuan untuk membeli paku sebesar Rp350,000 itupun usulan dari warga.**@Budi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here