Beranda Hukrim GOPK Desak Polda Sumsel Tangkap JA Terkait Kasus Dugaan Korupsi TPU

GOPK Desak Polda Sumsel Tangkap JA Terkait Kasus Dugaan Korupsi TPU

304
0
BERBAGI

Palembang “Warta Reformasi”_ Gabungan ormas penegakan keadilan (GOPK) kembali melakukan aksi turun ke jalan didepan Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) menuntut agar segera menangkap saudara Johan Anwar (JA) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ogan Komering Ulu (OKU).

Hal itu disampaikan oleh koordinator aksi, Fadrianto, usai melakukan aksi demo di depan mapolda Sumsel Senin 5 Januari 2017

“Dalam aksi yang ke 6 ini kami mendukung kinerja Polda Sumsel untuk menerbitkan sprindik untuk dia dan kami mendukung langkah hukum Polda Sumsel ke depan untuk itu kami minta segera tangkap saudara JA dan ajukan ke pengadilan” tegas Riza.

Lebih lanjut, Fadrianto meminta agar perkembangan kasus dugaan korupsi TPU OKU ini dipublikasikan secara umum sebagai bentuk transparansi Polda Sumsel pada masyarakat. “kasus ini harus dipublikasikan agar masyarakat Sumsel dapat mengawal kasus TPU OKU ini” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan di beberapa media 2012 lalu Pemerintah Kabupaten OKU anggarkan pengadaan lahan TPU menggunakan dana APBD Kabupaten OKU sebesar Rp. 6,1 Miliar, dan ternyata setelah dilakukan Audit BPK Perwakilan Sumatera Selatan menemukan kerugian negara sebesar Rp. 3,49 Miliar.

Hasil audit BPK tersebut, ditemukan dugaan korupsi dalam pengadaan lahan TPU tersebut yang dilakukan oleh Hidirman (Pemilik Tanah), Najamudin selaku kepala Dinas Sosial OKU, Ahmad Junaidi mantan Asisten I dan Umortom mantan Sekda OKU.

Namun dalam proses pengusutan kasus pengadaan lahan TPU ini, GOPK menduga tidak tuntas pada oknum-oknum yang terlibat seperti Wakil Ketua DPRD OKU saat itu berinisial JA, yang diduga ikut menyetujui dan diduga melakukan Mark Up anggaran sehingga melambung tinggi.

Terlihat, Fadroanto menyerahkan Bunga Kepada Polda Sumsel, menurutnyapemberian bunga itu sebagai bentuk kecintaan dan dukungan kepada kepolisian dalam hal pemberantasan korupsi dan penegakkan supremasi hukum di Sumatera Selatan.

“bunga itu sebagai rasa cinta kami dan kenang-kenangan untuk Polda Sumsel agar kedepan dapat mengusut tuntas tindak pidana korupsi, hari ini mungkin memberikan contoh bagi kawan-kawan juga untuk demo itu secara humanis, bersahabat mari kita bangun negara ini dengan rasa persahatan, rasa persaudaraan serta peberantasan korupsi itu tidak juga harus melakukan dorong-dorongan serta tidak perlu anarkis cukup kita berikan sampaikan pesan moral bahwasanya penegakkan hukum itu harus dilakukan walaupun langit akan runtuh,” ungkapnya

Sementara itu, Kaur Monitor Bidang Humas Polda Sumsel Kompol Andi Junianto yang menerima bunga dari GOPK berterimakasih kepada GOPK dan akan melaporkan aspirasi GOPK hari ini kepada Kapolda Sumsel.

“terima kasih kepada warga masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan kepada Polda Sumsel telah menyampaikan aspirasinya, secara teknis nanti akan kita laporkan begitu juga surat pernyataan tertulis akan kami laporkan kepada pimpinan mudah-mudahan insya’ Allah atas dukungan dari para warga masyarakat yang menyampaikan aspirasinya mudah-mudahan perkara ini ada balance nya untuk bisa diterima oleh warga luas,” tandasnya.**@Ade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here