Beranda Banten Paslon Yang Didukung Oleh 12 Parpol Jangan Galau Dengan Kotak Kosong

Paslon Yang Didukung Oleh 12 Parpol Jangan Galau Dengan Kotak Kosong

417
0
BERBAGI

Tangerang-BANTEN “Warta Reforasi”_ Perhelatan pesta demokrasi di tahun 2018 ternyata membuat cerita baru, pasal nya pilkada serentak kali ini yang di ikuti oleh 171 daerah di indonesia yaitu 17 propinsi 39 kota dan 115 kabupaten dari 171 yang mengikuti pilkada 13 diantara nya hanya di memiliki satu pasangan calon, seperti halnya kabupaten tangerang pada pilkada 2018 hanya di ikuti oleh satu pasangan calon yaitu Zaki – Lomri yang di usung oleh 12 partai politik.

Pasangan calon zaki – lomri yang pada pilkada 2018 akan melawan kotak kosong, hal ini menimbulkan bermacam perspektif di kalangan masyarakat terutama yang memilki kepentingan politik atau kekuasaan.

Dengan adanya calon tunggal pada pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Tangerang provinsi Banten yang akan diselenggarakan tahun 2018 ini, ratusan masyarakat yang tergabung dalam aliansi kotak kosong mendeklarasikan diri untuk memilih kotak kosong, dan aliansi kotak kosong tersebut di ketuai oleh Moh. Jembar.

Moh. Jembar ketua aliansi kotak kosong mengatakan,’ DEMOKRASI merupakan bagian hak seseorang yang di atur UNDANG UNDANG dan KONSTITUSI RI.
Bagi yang GAGAL PAHAM tentang DEMOKRASI bangsa ini Harus belajar CERDAS.
Pertama.
Undang undang PEMILUKADA No 10 tahun 2016
Harus di revisi karna bertentangan tentang calon tunggal
Dan tidak memberikan pembelajaran bagi Rakyat indonesia

Kedua
Partai politik tidak mampuh memberikan yang terbaik bagi para kader partai utk tampil dalam kontestasi dalam perhelatan perpolitikan di indonesia khususnya banten. karna tidak mampuh mengusung KADER PARTAINYA tampil di PEMILUKADA

Ketiga
Hak RAKYAT merupakan Kedaulatan yang tidak bisa di sama ratakan keinginannya karna banyak hal yang berbeda
Baik hal kepuasan akan kinerja partai maupun pemerintahan.
Kalo hal DEMOKRASI dianggap salah HANYA ORANG gak punya rasa memiliki tentang DEMOKRASI.

Kempat
Bangsa ini merupakan bangsa yang berdaulat utk RAKYAT.
Memilih atau di pilih merupakan hak RAKYAT.MASYARAKAT.bukan olokan dalam perbedaan.atara cerdas dan gagal paham.sayang debat kalo tidak paham tentang DEMOKRASI namanya bukan ORANG HEBAT.

Kelima
Kontestasi CALON TUNGGAL BERTENTANGAN dengan DEMOKRASI sesungguhnya Bangsa indonesia.
Maka pilihan KOTAK KOSONG pilihan RAKYAT.
HARGA MATI bagi yang MENGERTI yang gak paham BELAJAR LAGI., Paparnya**@Nero

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here