Beranda Banten Diduga, Permudah Proses Pencairan Proyek APBD 2017 Yang Tak Sesuai RAB, GMBI...

Diduga, Permudah Proses Pencairan Proyek APBD 2017 Yang Tak Sesuai RAB, GMBI Akan “Kejatikan” DBM & SDA Kab.Tangerang

1006
0
BERBAGI

KAB. TANGERANG-BANTEN “Warta Reformasi” _ Lembaga Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) yang saat ini diduga miliki puluhan ribu anggota yang tersebar dibeberapa Wilayah Provinsi Diindonesia mengungkapkan, siap mengawal kasus Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM & SDA) Kabupaten Tangerang, terkait dugaan memberi kemudahan proses pencairan proyek APBD 2017 yang dinilai tidak sesuai RAB, kepada salah satu Perusahaan Jasa Kontruksi yang telah mengerjakan proyek pembangunan jalan Dikabupaten Tangerang – Banten

Kasus yang akan dikawal GMBI diduga temuannya terdapat pada judul Kegiatan Peningkatan Jl.Jayanti-Megu-Cisoka (Sta Desa Jayanti) Tahun 2017, yang pengerjaannya dilaksanakan CV. Tiara Contraktor selaku pelaksana kegiatan dengan biaya Rp. 1,883,544,000, dinilai tidak sesuai Metode Pelaksanaan (Kontrak). Karena pada lokasi pekerjaan ditemukan beberapa poin/item serta pek-pek yang tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB). “Hal tersebut dikatakan Divisi Investigasi LSM GMBI Tb. Azriel, Usai Rapat Dikantor Pusat Wilter Banten, Citra Raya Tangerang. Sabtu, (20/1/18).

Azriel menjelaskan, temuan dilapangan salah satunya pada Ketebalan Plat Beton, yang harusnya digelar dengan Volume 20 CM sesuai RAB, dilapangan kami temukan kisaran antara 15 CM s/d 17 CM. “Ucapnya.

Selain dinilai menyimpang dari RAB yang dilakukan Perusahaan CV. Tiara Contraktor pada Peningkatan Jl.Jayanti-Megu-Cisoka (Sta Desa Jayanti). Kurangnya Pengawasan Dinas PU Bina Marga & Sumber Daya Air (DBM & SDA) Kabupaten Tangerang yang terkesan masa bodo.  Karena beberapa item kontruksi yang dinilai tidak sesuai RAB telah kami temukan, namun tak terlihat adanya pengawas atau pun konsultan yang memberi teguran atau mengingatkan kepada pelaksana Peningkatan Jalan Jayanti-Megu tersebut, saat pengerjaan berlangsung.

Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang harusnya dijadikan acuan bagi para Pengusaha Jasa Kontruksi guna bekerja dilapangan, yang tentunya dibuat para Pejabat/Pegawai Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air (DBM & SDA) Pemkab Tangerang, terkesan tidak menjadi acuan bagi CV. Tiara Contraktor untuk bekerja dilapangan. Karena telah ditemukan beberapa item pada Peningkatan Jl.Jayanti-Megu-Cisoka yang tak sesuai RAB.

Menurutnya, sebelum bukti-bukti tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dapat ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Propinsi Banten. GMBI telah melayangkan surat pertamanya pada Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Namun hingga kini, Sabtu 20 Januari 2018 belum adanya jawaban.

Hal ini guna untuk mengetahui seperti apa tanggapan pihak dinas, terkait temuan yang terdapat pada Peningkatan Jl.Jayanti-Megu-Cisoka…???    Dan seperti apa pula pengawasan dan pembayaran proyek tersebut kepada pelaksana jasa kontruksi CV. Tiara Contraktor, jika terdapat temuan pada salah satu judul kegiatan yang telah dikerjakannya itu….???    “Tanya Geramnya.

Sampai berita ini diterbitkan belum adanya Perusahaan Pelaksana Kegiatan dan Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang yang dapat dikonfirmasi.**@(Romi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here