Beranda Mau Tau Dispopar Resmi Buka Seleksi Kuyung dan Kupek Muba 2025

Dispopar Resmi Buka Seleksi Kuyung dan Kupek Muba 2025

2379
0
BERBAGI

Kabupaten Musi Banyuasin, Wartareformasi.com – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Musi Banyuasin (Muba) melalui Kepala Bidang Pariwisata, Busriyanto SE, MSi resmi membuka seleksi Kuyung dan Kupek Muba 2025, Rabu (5/11/2025).

Suasana pembukaan berlangsung meriah, penuh antusiasme para peserta dan pendukungnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Musi Banyuasin (Muba) melalui Kepala Bidang Pariwisata, Busriyanto SE, MSi menyampaikan ajang Kuyung dan Kupek ini, Bukan sekadar ajang bergaya.

“Seleksi Kuyung dan Kupek Muba 2025 menjadi panggung inspiratif bagi generasi muda untuk menampilkan kecerdasan, karakter, dan kecintaan terhadap daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya, Ajang ini menantang peserta untuk menjadi duta pariwisata dan budaya yang menginspirasi, sekaligus membawa nama Kabupaten Muba lebih berprestasi.

“Kuyung dan Kupek bukan sekadar kontes kecantikan atau ketampanan. Mereka adalah duta muda yang membawa semangat pariwisata, budaya, dan kebanggaan Muba. Peserta harus cerdas, berkarakter, dan siap menjadi wajah representatif daerah di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujar Busriyanto.

Tahun ini, penjurian dilakukan oleh profesional berpengalaman dari berbagai bidang, antara lain:

Dovi Rustam, S.Psi – pakar psikologi dan pengembangan karakter

Ahmad Kartiko Buwono, SE, MM – praktisi komunikasi dan public speaking

Novia Wulandari, S.Pd – pendidik dan seniman Muba

Dahlia – aktivis budaya dan seni pertunjukan

Apriyadi – fashion designer dan beauty stylist

Para juri menilai peserta tidak hanya dari penampilan, tetapi juga wawasan, kepemimpinan, dan komitmen terhadap kemajuan pariwisata Muba

Seleksi awal menghasilkan 15 besar finalis, yang akan bertarung di Grand Final Kuyung dan Kupek Muba 2025 pada 4 Desember mendatang. Malam puncak dijanjikan menjadi panggung prestisius bagi para finalis menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menginspirasi generasi muda Muba.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi dan pengembangan karakter. Para peserta mengikuti pembekalan meliputi pelatihan kepemimpinan, etika, komunikasi publik, hingga pemahaman kearifan lokal dan potensi wisata Muba.

“Tujuan kami jelas: mencetak generasi muda yang tidak hanya berani tampil, tetapi juga menjadi pelopor kemajuan pariwisata dan budaya daerah,” pungkas Busriyanto.**@Red/J

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here