Beranda Banten BPBD Provinsi Banten Gelar Geladi Kesiapsiagaan Terjadi Bencana Tsunami di Labuan

BPBD Provinsi Banten Gelar Geladi Kesiapsiagaan Terjadi Bencana Tsunami di Labuan

262
0
BERBAGI

Kabupsten Pandeglang, Wartareformasi.com – Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar kegiatan geladi kesapsiagan bencan tsunami di kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Kamis (17/11/2022).

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar yang wakilkan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana, ST, M.Si menjadi inspektur saat apel berlangsung mengatakan, “potensi tsunami ada dari dari informasi BMKG, tentunya jangan membuat panik khususnya masyarakat.

“Kita berharap tidak terjadi korban lagi, faktor bisa menjadikan selamat adalah diri kita sendiri, tentunya atas kehendak Allah SWT. Untuk itu mari kita banyak banyak berdo’a prediksi prediksi itu tidak terjadi, kita harus siap dengan segalanya dengan adanya acara simulasi kegiatan geladi kesiapsiagaan bencana tsunami ini bisa menjadikan kita siap dengan semuanya,” katanya.

Selanjutnya saat konfirmasi, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, Ayub Andi Saputra, S.Ag.,M.Si, menjelaskan peserta yang hadir dalam acara simulasi itu, “Pemdes Teluk Kecamatan Labuan beserta warganya yang dijadikan masyarakat yang simulasi, Muspika Kecamatan Labuan, Dinkes Kec.Labuan, BPBD Pandeglang, BNPB, TAGANA, BASARNAS dan para relawan, saya berharap dengan adanya acara ini menjadikan wawasan juga kesiapsiagaan terhadap warga khususnya dalam menghadapi jika terjadi bencana,” kata A. Andi Saputra.

Kepala Desa Teluk, Sofyan Hadi yang menjadi tuan rumah di acara itu, sangat mengapresiasi acara tersebut yang diadakan mengatakan, mewakili masyarakat Desa Teluk, saya sangat mengapresiasi acara ini, secara geografis Desa yang termasuk kawasan kumuh ini tentunya dibarengi dengan kepadatan penduduknya.

“Untuk itu dengan adanya acara ini menurut saya bisa memberikan tambahan wawasan bagi masyarakat yang sangat dianggap rawan dengan bencana, seperti banjir dan bahkan Desa Teluk saat tragedi tsunami tahun 2018 lalu adalah salah satu Desa di Kecamatan Labuan yang paling banyak penduduknya menjadi korban,” pungkasnya.**@(L30)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here