Beranda Lifestyle Patut Jadi Contoh!, SDN 1 Sukaraja Dalam Terapkan 5 Komponen Ciptakan Sekolah...

Patut Jadi Contoh!, SDN 1 Sukaraja Dalam Terapkan 5 Komponen Ciptakan Sekolah Sehat

292
0
BERBAGI

Kabupaten OKU Timur, Wartareformasi.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sukaraja Dalam Kecamatan Buay Madang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Provinsi Sumsel ini menerapkan 5 komponen menciptakkan sekolah Sehat yaitu, Sehat secara Fisik, Psikis, Sosial dan Spritual. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala SDN 1 Sukaraja Dalam, Gatot, S.Pd, SD kepada awak media ini diruang kerjannya, Sabtu (3/9/2022).

Menurut Kepala SDN 1 Sukaraja Dalam, Gatot, S.Pd, SD, Sekolah yang dipimpinnya ini memiliki arena bermain dan halaman yang cukup untuk menumbuh kembangkan bakat anak menjadi baik dan menyenangkan sehingga dapat menciptakan suasana nyaman dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Komponen sehat mencakup 5 aspek yaitu Sehat secara Fisik, Psikis, Sosial dan Spritual, untuk itu disusun kriteria utama disekola sehat yaitu adanya program pendidikan dan pelayanan kesehatan (Health Education And Treatment), Pendidikan olahraga (Physical Activity), Pendidikan mental (Emotional Health Well Being) serta program lingkungan sehat dan aman (Safe And Healthy Environment).

“Jika suatu lembaga pendidikan telah melaksanakan 5 kriteria tersebut diatas secara integratif dan berkesinambungan maka bisa dikatakan bahwa sekolah tersebut memenuhi setandar sekolah sehat,” jelasnya.

Dikatakannya, Fasilitas lapangan bermaian adalah sesuatu hal yang sangat penting bagi kegiatan belajar mengajar disekolah, khususnya yang berhubungan dengan ketangkasan dan pendidikan jasmani juga dapat digunakan kegiatan upacara/ apel pagi maupun kegiatan pentas seni.
“Lingkungan pekarangan sekolah yang memadai, lingkungan nyaman, bersih, dan pepohanan yang cukup sehingga halaman dimaafaatkan para siswa sebagai sarana belajar secara langsung (Outdor),” katanya.

Menurut Gatot, Sampah bukan lagi isu terkini penyebabnya rusak lingkungan, begitu juga lingkungan sekolah, tetapi bagaimana kita memberikan kesadaran kepada siswa akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Pada saat jam istirahat murid banyak yang jajan biasanya membeli makanan yang instan sehingga bisa dibawa kemana, “Disini kami menamkan kesadaran kepada murid atau siswa untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya (Kotak Sampah) yang sudah tersedia,” bebernya.

Gatot berharap kepada semua siswa dan jajaran dewan guru di sekolah ini, agar senantiasa menjaga kebersihan dan terus berinovasi terus menata sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang indah, nyaman dan aman juga sejuk,” ajaknya.**@Eko Jauhari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here