Beranda Mau Tau Program Satu Desa, Satu Rumah Tahfidz Lampaui Target

Program Satu Desa, Satu Rumah Tahfidz Lampaui Target

58
0
BERBAGI

PALEMBANG, Warta Reformasi – Dua tahun H.Herman Deru memimpin Sumsel, sejumlah target program keagamaan yang menjadi visi misinya memang sudah banyak yang terpenuhi. Namun demikian hal itu tak lantas membuat Gubernur pro rakyat itu merasa puas, sehingga Ia tetap berkomitmen meneruskan program-program tersebut.

HD mengatakan, program-program keagamaan yang telah dilakukan Pemprov Sumsel itu akan terus dilaksanakan meski sejumlah target telah terpenuhi. “Program-program keagamaan tersebutkan memang sudah masuk dalam visi dan misi kita jadi tetap akan dilaksanakan,” tegasnya.

Walaupun program keagamaan tersebut sudah sesuai target namun pelaksanaannya akan tetap dilanjutkan. Seperti misalnya program rumah tahfidz. “Misalnya target program rumah tahfidz itu untuk di Provinsi Sumsel targetnya 3500, Jadi satu desa minimal punya rumah tahfidz. Meskipun targetnya sudah tercapai namun program itu tidak akan distop tapi akan tetap dijalankan sehingga bisa melebihi dari target,” ujar HD.

Menurut HD program-program keagamaan seperti rumah tahfidz tersebut dibuatnya tak lain bertujuan agar anak-anak tidak hanya bisa mengaji dan membaca Kitab Suci Al-Qur’an saja melainkan Kitab Suci Al-Qur’an menjadi kitab yang dihayati dan menjadi pedoman hidup. “Harapan kita seperti itu agar anak-anak kedepannya bukan hanya bisa mengaji dan hapal Al-Qur’an saja. Tapi benar-benar menghayati dan dipedomani dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Selain program rumah tahfidz, di bidang keagamaan, HD juga sangat konsen memberikan perhatian kepada Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Daerah (P2UKD). Bahkan sejak awal Ia dikantik 1 Oktober 2018.

Ia berharap diaktifkannya kembali P2UKD bermanfaat untuk melayani masyarakat. Seperti memberikan informasi-informasi update terakhir dan aturan yang terbaru yang dibutuhkan masyarakat. “Jika kondisi keuangan kita memungkinkan maka bisa saja dilakukan perbaikan kelayakan hidup untuk P2UKD,” kata Deru.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Gubernur Herman Deru Pemprov Sumsel aktif melahirkan program-program di bidang keagamaan demi menciptakan Sumsel yang religius. Salah satu ta dengan mengeluarkan program satu desa satu rumah tahfidz sejak tahun 2018. Saat ini program tersebut sudah berjalan dan didukung oleh berbagai pihak.**@AS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here