Beranda Mau Tau Ilyas Panji Alam : 212 Miliar Untuk Transformasi Pertanian Lahir dari Program...

Ilyas Panji Alam : 212 Miliar Untuk Transformasi Pertanian Lahir dari Program “Ngopi OI”, Kami Mundur Jika Tak Terealisasi

445
0
BERBAGI

OGAN ILIR, Wartar Reformasi – Program andalan yang digagas Calon Bupati Ogan Ilir Petahana, HM. Ilyas Panji Alam mendapat respon dari berbagai pihak, disatu pihak ada yang mengklaim program ini hanya Angin surga dalam berpolitik yang hanya janji semu untuk menarik simpati masyarakat, tetapi sebaliknya pihak Paslon Nomor urut 2 Ilyas-Endang menjadikan “Transformasi Pertanian” sebagai program prioritas yang pasti dijalankan jika nantinya terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode 2021-2026 mendatang,” jelas HM. Ilyas Panji ALam di Pemulutan, Sabtu (3/10/2020).

“Sebetulnya apa itu Transfrormasi Pertanian yang selalu digaung-gaungkan Ilyas Panji Alam diseluruh Pelosok Bumi Caram Seguguk meliputi 241 Desa/Kelurahan di 16 Kecamatan, pencetus Jargon “Ogan Ilir Semakin Maju’ ini siap mundur dari jabatan Bupati-Wakil Bupati 2021-2026 jika terpilih tapi tidak menjalankan Transformasi Pertanian yang di janjikannya,” katanya.

Menurut Calon Bupati Petahana, HM. Ilyas Panji Alam, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir dirinya menjalankan kegiatan tatap muka langsung antara Bupati dengan warganya, program itu dinamakan Acara “Ngobrol Bareng Bupati Ogan Ilir (Ngopi OI), dalam acara ini setiap warga atau masyarakat Ogan Ilir baik perorangan atau bersama-sama bertemu langsung dengan Bupati Ogan Ilir di Rumah Dinas guna menyampaikan apa persoalan ataupun yang mereka butuhkan.

Dalam pertemuan itu setiap masalah yang disampaikan warga saat itu langsung dicarikan solusi dan diselesaikan, ada yang belum punya BPJS Kesehatan dengan alasan tidak mengerti cara mengurusnya dan pemerintah setempat juga tidak mendaftarkan ke BPJS, menyikapi hal seperti ini saat itu juga segera didata dan diproses Kartu BPJS nya, sehingga kedepan bisa berobat secara Gratis,” paparnya.

“Ada yang meminta Peningkatan-dibangunkan Jalan dan Fasilitas Umum di Desa nya, Ada yang mau berdagang tapi tidak punya Modal, ada yang ingin mencari pekerjaan karena masih pengangguran, warga meminta Bantuan Sosial, Bibit Pupuk serta peralatan pertanian, selain itu ada banyak permintaan yang sudah di tampung pemerintah kabupaten, sebagai Implementasi dari Program Ngopi OI Tahun 2019 lalu Pemkab telah merealisasikan pada tahun 2020 ini, seperti Contoh Pengaspalan Jalan di Jln Guru-guru Indralaya raya, yang merupakan permintaan warga saat acara “Ngopi OI” yang langsung kita respon pengerjaannya.

Selain itu ada banyak macam lagi yang diharapkan masyarakat, melalui Ngopi OI, bisa ditarik kesimpulan bahwa masyarakat Ogan Ilir membutuhkan bantuan Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hidup dalam hal ini Perekonomian masyarakat Ogan Ilir perlu disejahterakan, bagaimana caranya sementara mayoritas masyarakat masih menjadi Petani, melihat kondisi seperti ini maka “Transpormasi Pertanian” adalah jawabannya,” beber Ilyas Panji Alam.

Dijelaskan Ilyas Panji Alam, secara singkat program Transformasi Pertanian adalah proses perubahan petani Tradisional menjadi petani Modern, di Ogan Ilir program pertanian yang dicanangkan ini mengubah cara berfikir maupun peralatan pertanian yang tradisional menjadi Modern yang sudah medern kita buat lebih modern lagi, kita dukung penuh petani konvensional menuju petani entrepreneur.

“Pemerintah kabupaten siap memfasilitasi penuh apa yang dibutuhkan petani mulai dari pembukaan lahan, Bibit, Pupuk, Pestisida, Combine Harvester, Traktor dan sarana prasarana lainnya kalau sudah begini tidak ada alasan bagi petani untuk tidak mampu Karena tidak punya Modal, semua difasilitasi Gratis, nanti tinggal membuat Juklak Juknis nya saja yg jadi pedoman, Di tahun 2020-2021 ini sudah masuk Plan anggaran sebesar 212 Milyar, bukan pepesan kosong,” jelas Ilyas Panji Alam.

“Benih, pupuk, dan keperluan lainnya siap diberikan oleh pemerintah, masyarakat hanya menyiapkan lahan saja, sedangkan hasilnya akan diberikan sepenuhnya kepada masyarakat itu sendiri, Tanaman yang akan ditanam nantinya terserah petani tergantung tempat dan bentuk lahan yang ada, bisa berupa bibit padi, cabe, singkong, jagung ataupun tanaman yang bisa menghasilkan 1 sampai 3 kali panen dalam setahun, letak geografis dan struktur tanah di Ogan Ilir memang memiliki potensi kekayaan alam disektor pertanian.

Mata pencaharian masyarakatnya dari dulu hingga sekarang mayoritas petani, tersedianya lahan yang sangat cukup, belum lagi bentangan lahan tidur hingga saat ini sangat luas, ini yang harus dimanfaatkan, dengan Transformasi Pertanian kami yakin masyarakat akan sejahterah perekonomian meningkat perputaran uang disekitar masyarakat lebih banyak, untuk mewujudkan semua itu maka hanya ada satu caranya, 9 Desember nanti Coblos No 2 Ilyas-Endang, kami akan mundur dari jabatan Bupati-Wakil Bupati jika terpilih dan tidak menjalankan program Transformasi Pertanian ini,” ungkap Ilyas Panji Alam.**@(mdy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here