Beranda Advertorial Mempererat Hubungan Kekeluargaan Garis Keturunan Syiak Wali Wahyar Gelar Turunkan Pusaka (Pesake)...

Mempererat Hubungan Kekeluargaan Garis Keturunan Syiak Wali Wahyar Gelar Turunkan Pusaka (Pesake) dan Halal Bihalal Akbar

199
0
BERBAGI

PALI-Sumsel, Warta Reformasi- Untuk mempererat hubungan kekeluargaan 3 (tiga) perwakilan dari garis keturunan anak cucu Puyang Sungai Rande (Syiak Wali Wahyar,-red nama aslinya), menggelar turun pusaka (Pesake) dan halal bihalal akbar,  Senin (12/8/2019).

Serangkaian turun Pusaka dan halal Bilhalal, dimulai siarah kemakam Syiak Wali Wahyar, pada Minggu (11/8/2019) dilanjutkan Pomotongan Seekor Sapi (Mepes mumbu, -red istitilah daerah ini) usai nurun pusaka malam hari ini shalat magrib berjama’ah ditutup dengan makan bersama sebagai wujud syukur atas acara lancar tanpa ada halangan yang cukup berarti, seperti yang di sampaikan Hamka Basri selaku juru kunci Puyang Sungai Rande, Senin (12/8/2019).

Ini Sekilas Biografi Syiak Wali Wahyar (Puyang Sungai Rande atau Sugiurip) yang datang bersama saudaranya Syiak Wali Waringin (disuak Kardi-mungkin leluhur orang Air Itam) dan Syiak Wali Kertje (di Tanjung Heran-mungkin leluhur orang Sabapetai/Mangkunegara dan Karangjaya-Karang Raje) mereka semua kemungkinan besar bagian Wali Songo yang bertugas menyebarkan agama Islam didaerah Penukal dan sekitarnya yang sangat terkenal ilmu dan kesaktiannya, hal ini dapat dilihat dari beberapa pusaka peninggalannya antara lain : 1.Seperangkat Gamelan, 2.Piring-piring dan mangkok-mangkok Keramik, 3.Guci-guci, 4.Bokor (Kuningan, 5.Alat Kesenian Tradisional berupa kromong 6.Keris dan Intan Buntat yang mempunyai kekuatan magis.

Syiak Wali Wahyar (Puyang Sungai Rande atau Sugiurip) adalah leluhur keturunan keluarga besar pemilik hak ulayat Kampung Talang Sebetung Desa Tempirai (yang sekarang masuk bagian dari Desa Tempirai Timur) dan Kampung Talang Sebetung yang berada di daerah Hulu Sungai Penukal yang membentang dari pematang hulu sungai Penukal dan sungai sebagut berbatasan dengan daerah Sabapetai (Mangku Negara) sampai pematang Sungai Rande berbatasan langsung dengan tanah daerah Desa Air Itam.

Puyang Sungai Rande nama populer dari Syiak Wali Wahyar memiliki 3 (tiga) orang putra yaitu : 1). Gentilir Garis keturunan anak cucu yang saat ini Hamka Bin Basri (sebagai juru kunci), 2).Gentiran garis keturunan anak cucu yang saat ini Senandung Bin Suud, dan 3. Gentiman garis keturunan anak cucu yang saat ini Burhan Bin Basar.

Sehubungan dengan hal itu pada momentum Idul adha tahun 2019 ini,  menggelar acara Turun Pusaka (Pesake) dan sekaligus Halal Bilhalal hal ini untuk menghidupkan kembali tradisi Turun Pusaka (Pesake) dalam setiap periode tertentu, maka rapat keluarga besar anak cucu puyang Sungai Rande menunjuk 3 orang panitia inti yaitu Hamka Basri, Burhan Basar dan Senandung,”Paparnya.

Senada diungkapkan Subiyanto Pudin, SH yang juga garis keturunan anak cucu puyang Sungai Rande (Syiak Wali Wahyar) dari garis keturunan Gentilir, saya sangat merespon baik tentang rencana acara Turun Pusaka (Pesake) dan halal Bilhalal tersebut,”kedepan diusahakan dilakukan setiap tahun, karena selain mempererat tali silaturahim juga kita bisa tahu sisilah garis keturunan kita, jika dilihat dari riwayat keturunan maka saya sudah keturunan ke 8 dari puyang sungai rande,” kata Subiyanto Pudin.

Selain dari pada itu ada pemikiran dan rencana besar yang dimusyawarahkan dalam acara Turun Pusaka (Pesake) dan halal Bilhalal ini,”yaitu membuat Yayasan Puyang Sungai Rande untuk mengelola hak ulayat Puyang Sungai Rande dan membangun wisata religius dilokasi makam Puyang Sungai Rande,”Paparnya.

Sebagai putra asli kelahiran desa Tempirai yang sekarang berdomisili di Kota Tangerang-Banten, dari garis keturunan Anak cucu Syiak Wali Wahyar, ia sangat mengapresiasi kegiatan Turun Pusaka (Pesake) dan halal Bilhalal terlaksana dengan baik, karena saya dan saudara Herman Hamka (Pimred Warta Reformasi-yang juga calon pewaris juru kunci puyang sungai rande) serta banyak yang lainnya juga garis keturunan anak cucu Puyang Sungai Rande berada diperantauan,”Ujar Subiyanto Pudin.

Maka Hamka Basri sebagai juru kunci keturunan Puyang Sungai Rande dimanapun berada, terima kasih atas kerjasamanya dan partisipasinya mensukseskan acara Turun Pusaka (Pesake) dan Halal Bilhalal ini Inshaa ALLAH anak cucu keturunan Puyang Sungai Rande hidupnya diberikan kemudahan dan keberkahan. Aamiin YRA.**@Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here