Beranda Bangka Belitung KURSI WABUP KABUPATEN BANGKA BARAT MENJADI REBUTAN PARTAI KOALISI

KURSI WABUP KABUPATEN BANGKA BARAT MENJADI REBUTAN PARTAI KOALISI

245
0
BERBAGI

BANGKA BELITUNG, Warta Reformasi- Wafatnya Bupati Bangka Barat Parhan Ali, Jumat (1/2), bursa untuk jabatan Wakil bupati kian santer. Parhan Ali-Markus yang diusung tiga partai koalisi pada Pilkada 2015 lalu yakni, PDI Perjuangan, Hanura dan PAN.

Ketua DPD PDI Perjuangan Didit Srigusjaya kepada wartawan, Kamis (14/2/2019 mengatakan, saat pencalonan 2015 lalu, Parhan merupakan kader PDI perjuangan dan Markus merupakan kader Partai Hanura.

“Kita akan mengajak PDI Perjuangan, Hanura dan Pan.karena hak tiga partai ini. Sampai sekarang Markus (Plt Bupati Bangka Barat) masih posisinya sebagai anggota Hanura, bukan PDI Perjuangan. Kok pada posisi saat ini banyak yang mengklaim bahwa beliau pengurus PDI Perjuangan? Cek aja, ada gak SK nya. Yang jelas, dengan naiknya pak Markus, itu adalah posisi Hanura, tinggal kompromi PDI Perjuangan dan PAN,” kata Didit.

Secara aturan lanjutnya, PDI Perjuangan dapat mengusung calonnya sendiri, namun untuk saat ini pihaknya belum menentukan sejumlah nama yang akan diusulkan.

“Saya belum bisa bicara itu, karena dikonsentrasikan menangkan Pileg dan Pilpres. Nanti soal wakil bupati, selesai hajatan nasional ini. Kita serahkan kepada DPRD Bangka Barat lah nanti. Ini harus duduk satu meja dulu, karena kami adalah partai pengusung, jelas itu,” tegasnya.

“Tapi secara aturannya,PDI perjuangan punya hak untuk mengusungkan kadernya menjadi wakil bupati.Soal dipilih atau tidak dipilih,silahkan nanti diserahkan kepada pihak DPRD Bangka Barat. Jangan tutup PDI Perjuangan untuk ikut andil juga disitu.Ingat,kami adalah partai pengusung disitu,” tukasnya.

Sementara itu,Sekretaris DPP Partai Hanura Bangka Belitung Hengky Irawan ketika dikonfirmasi tadi malam menegaskan, Markus tidak lagi menjadi kader Partai Hanura sejak Februari 2018 lalu.

“Markus bukan lagi kader Hanura dan ada surat pemberhentiannya. Hanura sudah mengajukan calon untuk wakil bupati dan telah diusulkan ke DPP Hanura.Belum ada yang direkomendasikan oleh DPP, tinggal mengunggu rekomendasi dari DPP,” katanya.

“Kalau ketua DPC Hanura anak almarhum (Parhan Ali), Arief, tapi menunggu kebijakan DPP. Kita serahkan keputusannya di DPP, mungkin dua nama yang akan diusulkan,” imbuhnya.

Ketua DPW PAN (Partai Amanat Nasional) Provinsi Babel Patrianusa Sjahrun saat dikonfirmasi menuturkan,sebelum mengusulkan nama-nama yang akan diusulkan, pihaknya akan melakukan beberapa evaluasi terlebih dahulu.

“Karena waktu yang mepet, maka kita berharap partai koalisi bisa segera memenuhi isi jabatan wakil Bupati Bangka Barat. Ada sih beberapa nama yang kami siapkan, tapi nanti akan diplenokan dulu baru diusulkan ke DPP. Kita berharap, bupati nanti tidak bertele-tele soal pengganti wakil bupati,” ujarnya.

Ia pun berharap, partai koalisi dapat duduk satu meja membahas perihal tersebut, guna mengingat proses pecalonan mengusung Parhan-Markus.

“PAN saat itu mengusung kader PDIP dan Hanura.Harusnya ini jatah PAN.Tapi,tapi ini masih melihat kepentingan disana dan stabilitas politik yang terjadi di Bangka Barat. PAN sudah menyiapkan calonnya,” tandasnya.
Siapakah nanti nya yang bakal naik menjadi wakil bupati bangka barat
Kita lihat saja nanti nya.**@(R77)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here