Beranda Banten Tak Ingin Mendapat Nilai Negatif Dari Pimpinan, Tumpukan Sampah Dijayanti Langsung Diangkut

Tak Ingin Mendapat Nilai Negatif Dari Pimpinan, Tumpukan Sampah Dijayanti Langsung Diangkut

329
0
BERBAGI

KAB. TANGERANG – BANTEN “Warta Reformasi”_Diduga tidak ingin mendapatkan nilai negatif dari sosok seorang pemimpin, tumpukan sampah Dijayanti – Tangerang yang berserakan kejalan raya, Minggu 8 Juli kemarin langsung diangkut oleh kendaraan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup & Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, dan dibantu Kecamatan setempat. “Hal tersebut dikatakan Camat Jayanti, H. Chaidir saat memberikan komentar nya via whatshaf. Minggu, (8/7/18).

Menurut H. Chaidir, persoalan ini sebetul nya merupakan kewenangan Upt kebersihan balaraja, tetapi tidak masalah, siang ini inyallah akan segera diangkat oleh DLHK dan dibantu Kecamatan.

Berharap masalah ini tidak terulang kembali, dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena hal ini selain dapat merugikan kita semua karena berdampak pada pencemaran atau bau yang tak sedap, juga mengganggu kesehatan terhadap kelangsungan hidup ditengah-tengah masyarakat. “Kata H. Chaidir.

“Manusia selalu menghasilkan sampah setiap hari nya, kalau tidak ada peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan mustahil kebersihan lingkungan dapat terwujud. Annadhofathu Minal Iman (Kebersihan Adalah Sebagian Dari Pada Iman). “Pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Saepullah, saat dimintai komentar via whatshaf, apa saja yang kemungkinan menjadi alasan/kendala DLHK hingga kotoran sampah kian menumpuk pada lokasi tersebut, bahkan hingga berserakan pada jalan ?

Kadis tersebut sepertinya terkesan menghindar dari pertanyaan awak media. Pasalnya, saat dimintai komentar dirinya enggan menjawab. Malahan usai diberi beberapa pertanyaan, whatshaf nya kini sudah tidak aktif lagi. Ada apa dengan DLHK Kabupaten Tangerang ?

Sementara, Kepala Upt Puskesmas Jayanti, Dr. Sulasteri, saat dimintai tanggapan tentang dampak wabah penyakit apa saja yang kemungkinan akan terjadi yang disebabkan oleh kotoran sampah, “Tumpukan sampah ini sebetulnya hanya dapat mengganggu pemandangan & kebersihan saja. kalau dibiarkan memang dapat menyebabkan bau yang tak sedap sehingga sangat mengganggu penciuman kita ketika udara masuk.

“Kaitan dengan wabah penyakit sebetul nya tidak ada, kecuali keadaan banjir baru terjadi “Wabah Diare”. Karena kaitan sampah merupakan masalah lingkungan. “Jelasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Lsm Solidaritas Anti Korupsi (Soak), Ansyah Sandy mengatakan, kaitan tentang sampah memang merupakan tanggung jawab bersama. Perlu kesadaran kita semua. Tetapi disamping itu pemerintah juga harus lebih giat berfikir, mengambil langkah-langkah bagaimana cara nya agar masyarakat ini tidak membuang sampah sembarangan ?

Tentang pengangkatan sampah dijayanti, “Iya memang seharus nya pengangkatan nya dilakukan dari kemarin, bukannya setelah tayang disalah satu media online baru dibersihkan.

“Sebetulnya ini menjadi tanda tanya besar bagi para penggiat aktifis serta masyarakat kabupaten tangerang khususnya. Apakah mungkin cara kerja Pemerintah Kabupaten Tangerang ini harus ada peneguran terlebih dahulu dengan ditayangkan pada sebuah media ?

Nah, jawaban-jawaban tersebut perlu kita gali bersama, agar kita lebih memahami serta mengetahui bagaimana sebenar nya cara kerja mereka. “Pungkas nya.**@(Romi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here