Beranda Mau Tau Wako Prabumulih Hadiri Giat Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah

Wako Prabumulih Hadiri Giat Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah

8380
0
BERBAGI

Palembang, Wartareformasi.com – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan menghadiri kegiatan Pembangunan Meritokrasi Instansi Daerah Se-Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN yang dipusatkan di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Rabu (10/9/2025).

Turut mendampingi Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, ST., MM., serta Plt. Kepala BKPSDM Kota Prabumulih Efran Santiaji, ST., MM.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara Dr. Herman, M.Si., Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN Suharmen, S.Kom., M.Si., Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E., Wakil Gubernur Bengkulu, Perwakilan Gubernur Jambi yakni Sekda Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH., Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni, S.Kom., M.T.I., para Sekda se Sumsel.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Kantor Regional VII BKN yang telah menginisiasi penyelenggaraan forum penting tersebut. Menurutnya, pembangunan meritokrasi bukan hanya sebatas wacana, melainkan sebuah langkah nyata dalam memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, dan berbasis kinerja.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang berbasis merit, sekaligus sebagai sarana evaluasi terhadap capaian dan hambatan yang dihadapi masing-masing instansi,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH., dalam pemaparannya menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta di lingkungan birokrasi. Menurutnya, manajemen talenta adalah strategi jangka panjang untuk memastikan bahwa orang-orang terbaik berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat.

“Ini bukan hanya tentang siapa yang memiliki jabatan hari ini, tetapi tentang siapa yang dipersiapkan untuk memimpin birokrasi di masa depan. Dengan manajemen talenta, kita mendorong pendekatan yang lebih terstruktur, objektif, dan berbasis data dalam pengelolaan karier ASN. Tidak lagi sekadar mengandalkan senioritas, melainkan mengedepankan kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas,” jelasnya.**@Ril

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here