Beranda Banten Warga Koper Ciptakan Mesin Pembulat Makanan

Warga Koper Ciptakan Mesin Pembulat Makanan

64
0
BERBAGI

Kabupaten Serang, Warta Reformasi – Bermodalkan pengalaman kerja dan berani mencoba, Wawan (47) Warga Kampung Koper Kompa RT. 002 RW. 002, Desa Koper, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menciptakan mesin pembulat makanan.

“Mesin pembulat makanan tersebut bisa dioprasionalkan dengan mudah dan tidak perlu ribet-ribet. Karena mesin tersebut sudah dilengkapi dengan alat penghitung skala produksi. Dan mesin pembulat tersebut juga bisa mengatur ukuran besar kecilnya produksi bulatan sesuai keinginan,” katanya, Minggu (12/12/2021).

Wawan (47) Warga Koper Kompa selaku pembuat mesin pembulat makanan dihadapan awak media mengatakan bahwa dirinya membuat mesin tersebut guna membantu skala produksi agar lebih mudah dan mendapatkan hasil yang baik.

“Mesin ini saya ciptakan untuk membantu plaku usaha kuliner dalam menghasilkan sebuah produksi yang baik dalam skala besar tanpa banyak tangan,” ucap Wawan di kediamannya, Minggu (12/12/2021).

Lanjut Wawan, bahwa mesin tersebut bisa menampung adonan sampai kapasitas 8 liter.

“Dengan mesin ini, kita tinggal memasukan bahan adonan yang sudah jadi, bisa langsung dimasukan dipenampung produksi yang nantinya di potong dengan pisau sensor sesuai ukuran yang kita inginkan, dan mesin ini tidak perlu banyak orang. Cara menggunakannya, cukup satu orang dan itupun bisa ditinggalkan tidak perlu ditunggu. Karena mesin ini sudah lengkap dengan alat penunjang yang baik mulai dari alat penekan adonan, alat potong sensor dan penghitung digital,” jelas Wawan.

Sambung Wawan, berkeinginan bahwa dirinya akan membuat rumah produksi agar dapat menyerap tenaga kerja dilingkungannya. Saya berkeinginan membuat rumah produksi skala sederhana dengan tujuan agar para pemuda dilingkungan Desa Koper ini, tidak perlu jauh-jauh mencari pekerjaan, dan bagi yang ingin belajar cara membuat alat mesin apa saja bisa belajar dengan mudah ketempat rumah produksi.

“Hanya saja, ini terhalang oleh modal, Saya sendiri untuk langkah ke depan di tahun 2022, saya sudah rencanakan dan sudah Saya buat sebuah mesin tenaga angin untuk menyedot air dan pembangkit listrik, bertujuan untuk membantu warga yang kurang mampu dapat menikmati listrik dengan gratis,” terang Wawan.

Ditempat yang sama, Usup Saepudin selaku Ketua RT. 002 RW. 002 Kampung Koper Kompa dihadapan awak media ini mengatakan bahwa dirinya bangga ada warganya yang memiliki kemampuan menciptakan mesin.

“Saya bangga sekali melihat warga saya, bisa menciptakan mesin pembulat makanan dari initiatif sendiri dan mudah-mudahan para Intansi Pemerintah yang lainnya dapat datang dan melihat langsung Putra bangsanya yang bisa berinovasi tentang wawasan mesin-mesin. Semoga dalam dunia kiprahnya Wawan ini dapat menyerap tenaga kerja yang ada di wilayah kami,” ujar Usup.

Ditempat terpisah, Sana Jaya selaku kepala Desa Koper dihadapan awak media Warta Reformasi mengatakan, bahwa dirinya bangga dengan adanya inovasi dan berharap pemerintah dapat membantu memasarkannya.

“Saya bangga warga Desa Koper yang selalu kreatif dan punya motivasi, sehingga bisa membuat suatu mesin inovasi. Harapan kami semoga kedepannya lebih di kembangkan lagi bakatnya dan semoga hasil inovasi tersebut bisa dipasarkan. Kami juga berharap kepada pihak Kecamatan, Kabupaten, mendukung dan membantu dalam pemasaran,” ucapnya.**@Khondoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here