Beranda Mau Tau Diduga Tidak Patuhi Prokes, Tokoh Masyarakat Curup Minta Turnamen Bola Voli Segera...

Diduga Tidak Patuhi Prokes, Tokoh Masyarakat Curup Minta Turnamen Bola Voli Segera Dihentikan

740
0
BERBAGI

Kabupaten PALI, Warta Reformasi – Terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, Tokoh masyarakat Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menolak keras serta meminta dihentikannya penyelenggaraan tournamen Bola Voli yang sudah berlansung lebih dari sepekan di desanya tersebut.

“Kami selaku warga Desa Curup sangat mengkwatirkan ini, US (45) yang mintah namanya diinisialkan. ditengah pandemi Covid-19 sekarang ini diadakannya tournamen semacam ini terlihat peserta dan penonton justru tidak menggunakan masker diduga tidak mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya, Sabtu (31/7/2021).

Menurutnya, apa lagi turnamen ini diikuti beberapa desa dan kabupaten tetangga yakni Kabupaten Muara Enim juga ikut serta di ajang tournamen ini. Meskipun Desa Curup merupakan salah satu kecamatan yang masih berstatus zona hijau, bukan tidak mungkin dengan adanya acara seperti ini (kerumunan) akan berubah status menjadi zona merah.

“Sepekan terakhir saja sudah 7 (tujuh) orang warga Desa sini meninggal dunia yang diduga terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Terpisa AB (63) salah satu tokoh masyarakat setempat juga angkat bicara, sunggu sangat disayangkan tindakan yang dilakukan oleh Pemdes Curup yang telah nekad menyelengarakan tournamen sebesar ini ditengah mewabahnya penyebaran Virus Corona tanpa mengindahkan dan mematuhi protokol kesehetan.

“Hal tersebut nampak jelas terlihat kondisi dilapangan, antara lain tidak disediakannya tempat untuk mencuci tangan oleh paniti penyelengara tournamen,” katanya.

Lanjutnya, begitu banyak orang yang hadir tidak menggunakan masker, serta tidak menjaga jarak antara penoton yang menyaksikan tournamen alias terjadinya kerumunan.

“Untuk itu, sambungnya. kami mewakilih warga Desa Curup berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) serta Pemkab kabupaten PALI untuk melakukan tindakan tegas agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di desa ini,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa Curup, M Tisar saat disambangi beberapa awak media tidak berada ditempat (Rumahnya), Sabtu (31/7/2021) dan dikonfirmasi melalui pesan singkat (SMS) hanya menjawab singkat, “Program Karang Taruna ndo Tournamen itu ndo”. Ketika dihubungi nomor tersebut sudah tidak aktif lagi, Hingga berita ini diterbitkan.**@Ypn/Tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here