Beranda Banten Polres Lebak Pantau Natal dan Tahun Baru Gunakan CCTV

Polres Lebak Pantau Natal dan Tahun Baru Gunakan CCTV

245
0
BERBAGI

Lebak-Banten, Warta Reformasi – Menjelang hari Natal dan Tahun Baru 2021, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak melakukan pengecekan dan pemantauan menggunakan CCTV di sejumlah titik yang memang sudah terpasang. Hal itu, dikatakan Kepala Urusan Pembinaan Operasi (Kaur) Bin Ops Satlantas Polres Lebak, Iptu. Suparja, Minggu (6/12/2020).

“Kita cek kembali CCTV yang sudah terpasang, kemudian, kita aktifkan kembali kalau memang ditemukan ada yang tak berfungsi. Hampir semua CCTV terpasang, seperti di Jalan Multatuli, Alun-alun Rangkasbitung, Mandala, Bayah, Malingping dan tempat lainya. Nanti kita gunankan CCTV untuk pantau perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Iptu. Suparja kepada awak media.

Suparja menjelaskan, dalam kesiapan menjelang hari natal dan tahun baru 2021, untuk personil dari Satlantas Polres Lebak sendiri telah disiagakan di beberapa titik yang berpotensi terjadinya bencana atau banjir. Kata Suparja, personil yang bertugas di lapangan diwajibkan untuk melakukan patroli dalam sejam sekali.

“Ini kan lagi musim hujan, jadi semua personil harus siaga, setelah reda, mereka wajib untuk berkeliling ke tempat-tempat yang potensi bencana, termasuk objek-objek wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur Citorek, dan Wisata Pantai di Lebak Selatan,” jelas Suparja.

Suparja memperkirakan, untuk puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru diperkirakan terjadi pada 21-22 Desember 2020. Suparja berharap kepada masyarakat yang akan merayakan libur Natal dan Tahun baru agar tetap mematuhi protocol kesehatan.

“ini kan situasi pandemi corona, jadi masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru 2021 harus tetap mematuhi protocol kesehatan. Sekarang kan tempat wisata masih ditutup, tapi kita akan tetap siagakan personil,’’ jelas Suparja.

Disinggung terkait jumlah kecelakaan lalu lintas untuk tahun 2020, Suparja mengklaim angka tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2019.

“Kalau dihitung dari Januari hingga awal Desember 2020 menurun, dengan total 88 kejadian, untuk kerugian Rp.177,900.000 Sementara untuk tahun 2019 lalu, berjumlah 106 kejadian dengan kerugian Rp.90.900.000,” ucap Suparja.

Suparja menjelaskan, penurunan jumlah angka kecelakaan lalu lintas ini seiring dengan berkurangnya aktivitas kendaraan di jalan dengan diberlakukanya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Lebak. Kata Suparja, ruas jalan yang ada di wilayah hukum Polres Lebak relaitif sepi sejak adanya PSBB.

Menurut Suparja, selama PSBB, ada beberapa kios-kios di Pasar Rangkasbitung yang dibuka bergiliran. Sementara, untuk objek wisata juga ditutup, sehingga masyarakat lebih banyak waktu di rumah. “Jumlah meninggal untuk tahun ini 74 orang, sedangkan untuk tahun 2019 berjumlah 96 orang,” terang Suparja.**@Ril/Inan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here