Beranda Bangka Belitung Polda Bangka Belitung Gerbek Pabrik Kecap

Polda Bangka Belitung Gerbek Pabrik Kecap

362
0
BERBAGI

Bangka Belitung, Warta Refornasi_ Subdit Indag Dikrimsus polda kepulauan bangka belitung bersama anggotanya telah melakukan penggerebekan salah satu pabrik kecap yang bermerk SS dan Siong di kelurahan Kudai Sungailiat Kabupaten Bangka Induk provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pabrik kecap tersebut di duga terjadi pelanggaran, Rabu (10/10) Sore.

Polisi melakukan pemeriksaan beberapa sempel kecap serta menyegel tempat produksi kecap tersebut. Pemilik kecap tersebut berinisial O (60) ditetapkan sebagai tersangka dan 2 (dua) pegawai ikut diamankan bersama barang bukti yang berupa 2 (dua) tangki MORALES (limbah pengelola tebu), 2 alat mesin produksi kecap merk SS dan Siong, juga produk kecap yang sudah dikemas.

Semua barang bukti termasuk tersangka dan 2 pegawai pabrik kecap tersebut diamankan di Polda Kepulauan Bangka Belitung. Adapun beberapa fakta dan bukti yang ditemukan dari hasil penjelasan pihak kepolisian yaitu : 1. Diduga menggunakan bahan Morales (limbah pengolahan tebu). 2. Ditemukannya bangkai cecak saat polisi melakukan penggerebekan pabrik kecap merk SS dan Siong.

Menurut Kasubdit Indag Kompol Wahyudi Rahman seizin Dirkrimsus Kombes Pol Mukti Juharsa, saat pihak kepolisian mendatangi pabrik kecap tersebut, pada Jumat (12/10) bahwa bahan baku yang digunakan tidak steril, dipenuhi kotoran dan bangkai cecak.
Berdasarkan hasil pengakuan pemilik pabrik tersebut, baru 2 (dua) tahun belakangan mereka menggunakan bahan limbah pengolahan tebu untuk pemanis kecap yang di datangkan dari jakarta.

“Kasubdit Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan bangka belitung Kompol Wahyudi Rahman seizin Dirkrimsus, Jumat (12/10) Pihak keluarga pemilik pabrik tersebut mengajukan upaya penangguhan penahanan terkait dengan kesehatan tersangka O (60),”saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pertimbangan terkait hal tersebut juga melakukan pengecekkan terhadap rekan medis kesehatan yang bersangkutan berdasarkan riwayat kesehatan karena jantung tersangka sudah menggunakan ring”,katanya.

Tersangka dijerat pasal 135 Jo Pasal 8 ayat 1 UU RI No. 18 Tahun 2002 Tentang “Pangan” dan Pasal 620 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 Huruf e dan h Tentang “Perlindungan Konsumen” dengan ancaman hukuman penjara selama 2 (dua) Tahun dan 5 (lima) Tahun, tutup Kompol Wahyudi Rahman. **@(Rakhmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here