Beranda Advertorial SD NEGERI CIKANDE I JADI SEKOLAH PERCONTOHAN

SD NEGERI CIKANDE I JADI SEKOLAH PERCONTOHAN

657
0
BERBAGI

Serang “Warta Reformasi”_ Gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Cikande 1 merupakan salah satu bangunan sekolah cagar budaya. Sejak tiga tahun terakhir dibawah kepemimpinan Ibu Kepala Sekolah Hajjah Siti Laela,S.Pd, M.Pd, bangunan gedung sekolah sudah beberapa kali dilakukan pemugaran fisik dan banyak mengalami perubahan secara signifikan namun tidak mengurangi dari nilai nilai keaslian sebagai bangunan cagar budaya.

Meskipun atap dan rangka kayu sudah diganti dengan kontruksi rangka baja dan penataan taman taman yang ada di halaman sekolah asri, indah, rapi modernisasi sehinggga tampak anggun dan penuh kharismatik bila memandangnya semua orang akan terpesona.


Tiga tahun terakhir SDN Cikande 1 yang di pimpinan oleh Kepala Sekolah Hajjah Siti Laela, S.Pd, M.Pd di bantu oleh Dewan Guru yang muda, energik berwawasan modernisasi membuat Hajjah Laela menjadikan sekolah ini tempat studi banding dari berbagai sekolah dasar yang ada di Kabupaten Serang bahkan Provinsi Banten.

Hampir setiap minggu kami menerima kunjungan dari rombongan guru dan siswanya, pengawas, Kepala Sekolah dan dewan guru. Dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Propinsi, dan dari Kementerian Pendidikan Nasional, Kata Basit kepada awak media WR.

Ketika kami datang ke sekolah Ibu Kepala Sekolah Hajjah laela sedang menerima dan memberikan persentasi kepada para tamu kunjungan dari SDN Kragilan 1 Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang di ruang persentasi.
Pada jam istirahat kami berbincang dengan dewan guru di kantin kejujuran milik sekolah yang bersih, rapi dan asri.

Cerita dewan guru Sekolah menerapkan disiplin pukul 6.30 wib semua guru dan siswa sudah ada didalam lingkungan sekolah untuk melaksanakan pembiasaan yang sudah terjadwal secara rutin setiap pagi selama 30 menit yaitu hari Senin upacara, Selasa sholat duha berjemaah, Rabu menampilkan pensi perkelas, Kamis sholat duha berjemaah, Jum’at senam massal dan Sabtu Sholat Duha berjemaah. Pukul 7.00 wib masuk kelas masing untuk berdo’a bersama, membaca surat-surat pendek, menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya, mars PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), 15 menit membaca litterasi, setelah itu dimulai dengan kegiatan belajar mengajar (KBM). Pukul 13.00 keluar sekolah, sebelum keluar kelas diwajibkan menyanyikannya lagu-lagu nasional, tadarus al-qur’an kemudian melakukan piket di kelas masing-masing sesuai jadwal piket. Salah satu pembiasaan mendidik anak untuk berdisiplin dan bertanggung jawab dan menumbuhkan semangat rasa memiliki.**@Haris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here